Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Ekonom Faisal Basri Bilang, rencana biodiesel Indonesia sangat buruk

In: Otomotif

Laporan Kontan Reporter Filemon Agung-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Ekonom Senior Faisal Basri mengatakan tujuan pengembangan biodiesel untuk mengurangi defisit transaksi berjalan (CAD) tidak sesuai harapan. –Faisal menjelaskan, perkembangan impor biodiesel ini semestinya bisa menghilangkan impor minyak, namun berdasarkan perhitungan opportunity cost, defisit perdagangan masih ada. Dalam virtual chat Sabtu (29/8) -dia menambahkan, kebijakan tersebut juga kurang baik bagi produsen sawit. Pada saat yang sama, penerima manfaat utama dari rencana tersebut adalah para pengusaha biodiesel.

Menurut Faisal Basri, pengembangan B30 dan B40 pemerintah membutuhkan tambahan lahan 5 juta hektare.

Baca: Pemerintah Desak Produsen Kelapa Sawit Ikut Program Biodiesel B30

“Nanti ada transisi. Subsidi BBM akan dikurangi dan dikonversi menjadi subsidi biodiesel. Ini sudah bagian APBN kita. Ada juga Land. Menakutkan, “kata Faisal.

Bukan hanya pengembangan biodiesel. Pemerintah juga berencana menyelesaikan empat proyek pembangunan kilang master plan (RDMP) dan dua kilang baru.

Baca: Airlangga Hartarto: Biodiesel B40 akan diberlakukan mulai Juli 2021

Menurutnya, pemerintah harus mengkaji ulang rencana tersebut – Digabungkan dengan ambisi pengembangan kendaraan listrik, Faisal memprediksi jika Melakukan semua pekerjaan pada saat bersamaan akan membawa kekacauan.

Pemerintah juga akan menanggung biaya ekonomi yang tinggi dari keseluruhan rencana. Faisal menyimpulkan: “Tapi …” Rencana gas kota untuk mengganti melon LPG juga menyakitkan. Gas alam di industri ini sudah habis, jadi yang terbaik adalah mengabdikan diri Anda pada gas alam di industri ini. Artikel ini pernah dimuat di Kontan dengan judul Kritik Rencana Pengembangan Biodiesel, Faisal Basri: Ini Sangat Buruk

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top