Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Harga mobil selama masa transisi lebih rendah dari harga mobil Rs 150 crore di Ranis

In: Otomotif

Sebuah laporan dari reporter Tribunnews.com Lita Febriani di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta – Memiliki mobil pribadi tidak diragukan lagi impian banyak orang, terutama saat pandemi seperti ini. Ketika membeli mobil bekas, banyak konsumen akan membuat pilihan. ), karena Anda tidak perlu mempertimbangkan untuk mencicil, seperti membeli mobil baru.

Hendro Kaligis, Direktur Penjualan dan Pengembangan Bisnis di PT Suzuki Indomobil, mengatakan bahwa Mobkas yang paling dicari berkisar harga dari 80 juta hingga 150 juta rupee. – “” berkisar dari 80 juta hingga 150 juta rupee. Ini adalah tempat yang paling sering diminta di Jakarta. Untuk daerah lain, kami belum mendaftar secara khusus, “kata Hendello kepada Tribunnews, Minggu (26 Juni 2020). — Baca: Walaupun mobil bekas pertama kurang dari 100 juta, mobil bekas ini benar Pembeli tidak menarik – walaupun model yang paling populer adalah Ertiga, S Cross, Ignis dan Baleno. Dia menyebutkan bahwa saat ini sulit untuk menemukan persediaan Baleno.

Hendro menjelaskan: “Baleno juga memiliki banyak pesanan , Tapi kami jarang memiliki unit ini baru-baru ini. “Pada Juni 2020, Auto Value juga telah mulai mengisi kembali sumber dayanya sendiri pada akhir Juli. Diperkirakan bahwa inventaris sebelum pandemi telah 75% lebih tinggi dari normal.

Baca: Penelitian membuktikan bahwa untuk penggalangan dana Alasannya adalah bahwa 54% orang lebih suka membeli mobil bekas – untuk menjaga persediaan, organisasi nilai mobil Jakarta dan Surabaya menerapkan program cashback tambahan untuk mendukung Suzuki XL7, S Cross dan semua transaksi Ertiga Baru.

Ini sedang berlangsung Siapkan paket layanan gratis untuk Auto Value Jakarta, Surabaya dan Semarang, yang dapat menyediakan hingga Rp 1 juta, dan juga akan memberikan subsidi tol hingga Rp 1 juta.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top