Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Penumpang gelap yang dibajak kembali ke terminal Plogbong

In: Otomotif

Laporan oleh reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-General Manager Transportasi Darat Dirjen Hubdat menyatakan bahwa setidaknya 95 kendaraan roda empat terdiri dari 2 bus, 40 minibus dan 53 mobil pada Kamis (2020) Selama penggerebekan pada 21 Mei 2010, mobil pribadi itu dibajak.

– Dia bekerja sama dengan Biro Transportasi Departemen Kepolisian Kota Jakarta dan menangkap kendaraan tidak sah yang secara ilegal digunakan untuk mengangkut penumpang dari Jawa dan Timur dari Jawa ke Jawa Tengah. General Manager Budi mengatakan dalam siaran pers pada hari Jumat (22 Mei 2020): “Hasil dari tindakan ini telah membuat frustasi 719 orang yang ingin kembali ke rumah mereka.” Dia mengatakan bahwa pengemudi yang didenda terperangkap. Pasal 308 UU No. 22 tahun 2009 mengatur lalu lintas dan transportasi jalan, dan dapat dihukum dengan denda Rp 500.000 atau hukuman penjara dua bulan.

Membaca: Ketika D-4 Lebaran memecahkan rekor, para pengungsi diminta mengembalikan 4.003 mobil yang melewati tembus Cikarang Barat (Cikarang Barat) tembus

“Jika pengemudi dan penumpang check-in bersama Setelah formalitas dan mendapatkan tiket, mereka akan disambut lagi. General Manager Budi menjelaskan: “Ketika kita akan mengangkut penumpang ke pengawalan ke terminal Plogbang,”

Read: Lebaran, kendaraan ke tempat istirahat Ini akan dibatasi dan hanya dapat beristirahat selama maksimum 30 menit – data yang dilaporkan Jakarta. Sejak polisi mengambil tindakan pada 24 April, 377 mobil telah disita dan 2.225 orang telah dicegah untuk kembali ke rumah mereka.

Membaca: Para kru virus 247 pramugari Batik menyerahkan petisi THR, yang merupakan tanggapan Lion Air Group- “Kami bermaksud mengantisipasi lonjakan selama pulang ke rumah dalam acara ini, terutama sebelum Lebaran Selain itu, selama pemerintah tidak mencabut larangan perjalanan bolak-balik, kami akan melanjutkan operasi ini untuk mencegah orang-orang bergerak untuk mengurangi penularan.

Bahkan jika Anda pergi ke Brebs atau Cilacap, harga tiketnya sangat mahal, sekitar Rp 500.000. Hanya 150.000 Rupiah

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top