Loading the content... Loading depends on your connection speed!

DPR: Mobil listrik di atas Rp 500 juta mahal

In: Otomotif

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia Azis Syamsuddin mengkritik produsen mobil roda empat karena menjual kendaraan listrik dengan label harga lebih dari Rs 500 crore di Indonesia.

Menurutnya, harganya mahal, dan bagi sebagian besar masyarakat, mereka tidak mampu membeli mobil ramah lingkungan.

“Ya, ini terlalu mahal,” Wakil Ketua Aziz Siamsuddin mengatakan pada pertemuan di sebuah diskusi panel dengan tema “Menyambut Era Kendaraan Listrik.” “Ini akan diadakan pada hari Rabu (2 Februari 2020) di markas LDII di Jakarta.-Aziz menambahkan bahwa pembuat mobil harus membantu mendorong elektrifikasi Indonesia dengan memproduksi dan menjual kendaraan listrik dengan harga yang lebih terjangkau. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa harga mobil menggunakan baterai hanya dapat dipengaruhi oleh kelompok orang tertentu.

Baca: Nissan menunjukkan arloji ini di Tangerang selatan

Berapa harga mobil listrik? Azis berkata, Harga jual harus dalam kisaran harga rendah Avanza MPV, antara sekitar 195 juta dan 227 juta rupee.

“Ya, mobil listrik harus bernilai Avanza. Dapatkan mobil dengan harga terjangkau. Jadi, sekali lagi, ekonominya dianggap terjangkau, “katanya.

Baca: Versi baru dari truk pickup baru yang lebih mewah akan muncul di arena GIICOMVEC – beberapa merek dengan empat merek Dealer APM sekarang menjual kendaraan listrik yang dapat memanfaatkan baterai energi penggerak penuh atau kendaraan lengkap yang saat ini dijual termasuk kendaraan listrik Hyundai Ioniq, BMW i3 dan Tesla 3, X dan model S. Mobil di Indonesia Dalam bentuk penjualan kendaraan lengkap (CBU), Hyundai Ioniq mengatakan bahwa tawaran Wakil Direktur Pemasaran PT HMI Hendrik Wiradjaja pada Kamis (23/1/2020) adalah Rs 569 crore, yang juga merupakan mobil listrik termurah yang dijual di Indonesia saat ini.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top