Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Polisi: Selama pandemi korona, tidak ada pembatasan transportasi penumpang Ojol

In: Otomotif

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Belakangan dikatakan bahwa selama pandemi korona, embargo online dan ogg reguler dilarang.

Namun, berita ini tidak benar. Kepolisian Nasional bersikeras melarang penumpang online. orang-orang.

Tapi tidak dalam konteks pelarangan ojol. Kepala Polisi Pol Benjamin mengatakan kepada wartawan pada 7 April 2020 (Selasa): “Adalah salah untuk melarang mobil-mobil di atas membawa penumpang.” Latar belakang batas penumpang 50%.

Baca: Selama periode Corona, hanya ada 3,7% minat untuk membeli mobil Toyota

“Pulang nanti, sepeda hanya bisa menampung satu orang”, Benjamin menjelaskan.

Dia menjelaskan bahwa ini hanya berlaku ketika kamu pulang. -Baca: Kiat merawat sepeda motor bekas yang tidak terpakai- “Jika Anda berada di satu-satunya kota, jangan meninggalkan Jakarta, Anda bisa bergerak kapan saja. Termasuk ojol, Anda masih bisa mengangkut penumpang,” katanya.

Pernyataan Benjamin juga menghilangkan distorsi informasi, terutama informasi yang dapat menghalangi informasi dari menarik penumpang. Ojol seperti Gojek atau Grab masih bisa beroperasi secara normal.

Setelah secara resmi memperoleh DKI Jakarta, selama implementasi pembatasan sosial skala besar (PSBB), ojek sepeda motor online masih diumumkan sebagai salah satu solusi dan disahkan oleh Menteri Kesehatan pada hari Senin.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top