Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Mitsubishi Fuso menggunakan metode ini untuk mempertahankan kepemimpinan pasarnya

In: Otomotif

Reporter Tribunnews.com Lita Febriani

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (KTB) adalah dealer kendaraan komersial resmi Mitsubishi Fuso Truk dan Bus (MFTBC), menyebutnya sebagai pemimpin pasar dalam kendaraan komersial Pangsa pasar adalah 47,8%.

Naoya Takai, CEO KTB, atau Rocky, mengatakan bahwa dalam pandemi ini, ia menemukan bahwa semua manajer umum dari semua perusahaan mengalami kesulitan mempertahankan kinerja mereka. : Pabrik Mitsubishi Fuso masih disetujui oleh Departemen Perindustrian setelah disetujui oleh PSBB- “Kami telah meluncurkan berbagai strategi, dan kami harus memilih strategi mana yang efektif dan mana yang tidak efektif. Langkah-langkah yang kami pilih dapat menguntungkan konsumen, bisnis,” Rocky Dikatakan dalam pertemuan virtual, Rabu (21/5/2020). -Pada saat ini, KTB hanya membangun komunikasi virtual untuk melakukan bisnis.

“Pada setiap kesempatan, saya berharap komunikasi ini akan terus membantu kami dalam upaya kami untuk mengatasi pandemi ini,” kata Loki.

Untuk terus membantu konsumen dan mempertahankan posisi terdepan di pasar kendaraan komersial, KTB juga terus menjalin kontak dengan dealer.

“Kami tidak ingin menekan distributor. Lakukan ini. Operasikan dengan ketat. Kami tidak meminta mereka untuk sibuk mencari konsumen. Karena itu, kami lebih banyak mendengarkan keluhan distributor, kesulitan mereka dan memberikan dukungan. “Dia menjelaskan.

Jika pandemi Covid-19 berkurang, KTB akan secara aktif mengejar tujuan bisnis yang ditetapkan pada awal 2020. Pandemi telah mereda, dan kita akan melihat kapan Fusang dapat menyerang lagi di Indonesia. Loki mengatakan: “Jika ada tanda-tanda baik stabilitas ekonomi, kami akan secara aktif kembali dan terus melakukan kegiatan yang telah ‘tertinggal’ dalam beberapa bulan terakhir.”

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top