Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Hentikan Ketupat Jaya 2020 dan pertahankan pos pemeriksaan dan pos pemeriksaan SIKM di Jakarta

In: Otomotif

Laporan oleh Igman Ibrahim dari Tribunnews.com di Jakarta-Tribunnews.com-Ketupat Jaya di Jakarta secara resmi berakhir setelah mulai berlaku dari 24 April hingga 7 Juni 2020. Namun, Kepolisian Kabupaten Metro Jaya menyatakan bahwa blokade besar-besaran batas sosial (PSBB) diblokir, dan Jakarta Exit Permit Review (SIKM) masih berlaku.

Yusri Yunus, kepala hubungan masyarakat di Kepolisian Jakarta, mengatakan bahwa ia akan merekrut staf untuk melindungi Diamond Hill dari tahun 2020. Namun, pos pemeriksaan SIKM dan PSBB tidak ada di luar dan masih ada di Jakarta.

“PSBB masih berlaku, SIKM masih berlaku. Memang, patroli yang ditingkatkan ini berakhir tadi malam, jadi teman-teman yang waspada

Petugas polisi di stasiun tol Cibitung telah dihapus, tetapi Jakarta DKI akan terus menerapkan PSBB dan SIKM-nya, “kata Yusri kepada Polda Metro Jaya, Senin (6/8/2020) .– Baca: Bank Bukopin menyebutkan bahwa tidak ada masalah dalam menarik uang dari ATM – Ada total 33 titik keamanan PSBB Masih bekerja. Kemudian tambahkan ke pos pemeriksaan inspeksi SIKM yang terdiri dari Satpol PP, Biro Transportasi DKI Jakarta dan militer.

“Sejak PSBB telah mematuhi peraturan saat ini, ada 33 poin. Itu selalu bekerja di 33 poin pertama. Setelah memantau 34 poin. Di sinilah kami bekerja sama dengan Friends of Transport, Satpol PP, TNI dan Polri, “Dia berkata.

Baca: Stasiun KRL hari ini telah diliputi oleh penumpang, KCI disebut sebagai 150.000 orang yang tembus cahaya

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa dengan menunjukkan SIKM sebagai syarat masuk, transportasi umum seperti stasiun, kereta api dan bandara masih Jalankan Jakarta seperti biasa

“Bandara, stasiun, kereta api dan terminal ini masih berfungsi. Orang yang memasuki SIKM di Jakarta masih berlaku, karena PSBB masih dalam proses, jadi masih berfungsi,” katanya. Dia mengatakan: “Anggota pos pemeriksaan masih di bawah pengawasan. Kelompok Kerja Koordinasi Khusus Ibukota Jakarta melakukan ini untuk mempercepat operasi.”

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top