Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Insentif tanpa pajak bertujuan untuk mendorong orang membeli mobil baru

In: Otomotif

Wartawan Tribunnews.com Lita Febriani melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 telah menyebabkan penurunan tajam minat beli mobil baru. Menurut data Gaikindo, hingga paruh pertama tahun 2020, penjualan mobil baru turun hingga 40%.

Guna meningkatkan minat pasar, Kementerian Perindustrian baru-baru ini mengusulkan pajak nol pembelian atas setiap mobil baru. Proposal tersebut telah diserahkan ke Menteri Keuangan Sri Mulyani (Sri Mulyani) dan saat ini sedang ditinjau. Menanggapi hal tersebut, Kepala Humas dan CSR MMKSI Aditya Wardani (Aditya Wardani) mengatakan pelonggaran pajak pembelian mobil baru akan mendongkrak konsumen. “Bagi yang sudah memiliki rencana pembelian mobil, ini salah satu cara yang bisa dicoba dan diterapkan saat ini,” kata Adit, Rabu (23/9/2020). Mobil baru sangat lemah. Tentunya hal ini akan mempengaruhi pertimbangan konsumen dalam membeli mobil baru. Soal penyesuaian harga mobil baru, MMKSI masih belum bisa memastikan.

Selama ini, setiap membeli mobil baru, Anda harus membayar berbagai macam pajak, seperti pajak penjualan. Pajak barang mewah. (PPnBM) dan pengalihan kepemilikan kendaraan bermotor (BBNKB).

“Pembebasan pajak niscaya akan berpengaruh pada harga mobil di pasaran. Namun, kisaran penyesuaian harga tiap kota pasti akan berbeda, karena menurut Adit akan memperhatikan regulasi perpajakan masing-masing daerah, seperti pajak kendaraan bermotor ( PKB).

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top