Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Waspadalah terhadap sertifikat palsu yang tidak dimahkotai, staf pos pemeriksaan harus ekstra hati-hati

In: Otomotif

Reporter Tribunnews.com Theresia Felisiani

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Markas Besar Kepolisian Nasional telah memerintahkan anggotanya untuk membela kantor polisi dan memblokir larangan kembali untuk lebih jauh memeriksa warga bebas pajak yang membawa virus corona. Semua personel yang bertanggung jawab atas pos pemeriksaan atau pengawasan, termasuk PSBB, harus lebih teliti dan berhati-hati ketika memeriksa korona tanpa sertifikat virus, “kata Ahmad Ramadhan, kepala Polisi Penum dan Markas Besar Kepolisian Indonesia (Selasa (19/5/2020)) – –Baca: Selain Triber MPV rendah, Renault juga menjual SUV Kiger di pasar Indonesia

Ahmad Ramadhan menjelaskan bahwa ini dilakukan untuk mengantisipasi penduduk dengan sertifikat. Kedatangan coronavirus. Apakah Anda sendiri, Anda dapat membelinya melalui layanan manual atau melalui e-commerce. Pembuat surat dan penjual bebas virus Corona yang beroperasi di Bali. Untuk setiap sertifikat kesehatan, harganya ditetapkan 100 untuk Antara 300.000 rupee. Motif penulis adalah murni untuk menghasilkan uang.

“Seorang tersangka di Bali telah ditangkap oleh hukum untuk tujuh orang. Karena penjualan iklan e-commerce masih diselidiki oleh Siber Bareskrim, “tambah Ahmad Ramadhan.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top