Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Pemprov DKI mewajibkan operator membuang pesanan pengemudi Ojol yang sudah terlalu padat selama PSBB total

In: Otomotif

Reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo

Laporan TRIBUNNEWS.COM Jakarta

Dinas Perhubungan DKI Jakarta membutuhkan perusahaan aplikasi ojol online untuk menerapkan technical geofencing. Tujuannya agar penumpang yang terburu-buru pada waktu tertentu tidak akan mendapatkan travel order .

Kewajiban ini tunduk pada Pasal 5 Undang-Undang Jasa Transportasi DKI Jakarta Nomor 156 Tahun 2020. Pelaksanaan skala besar di sektor transportasi Panduan teknis untuk batasan sosial. Mulai hari ini, Senin (14/9/2020) hingga 25 September 2020, Pemprov DKI Jakarta efektif melaksanakan PSBB selama total dua pekan. Agar bisa mendapatkan travel order penumpang, ”kata Syafrin Liputo, Kepala A Perusahaan Angkutan DKI Jakarta, dikutip Tribunnews.com, Senin (14/9/2020).

Baca: PSBB Total berlaku mulai hari ini, Transjakarta dari Mulai bekerja normal hari ini -sama seperti ojol dan ojek pangkalan, selama PSBB berlaku di DKI Jakarta tetap diperbolehkan mengangkut penumpang dengan mengikuti protokol kesehatan.

Namun dilarang lebih dari lima (5) orang , Serta jaga jarak parkir antar sepeda motor minimal 2 (dua) meter.

Baca: Gojek Terus Berjalan Selama PSBB DKI Jakarta, GoCar dan GoBluebird Bisa Menampung Hingga 2 Orang – Jika Pengemudi dan Perusahaan Aplikasi Jika kondisi tersebut tidak dipatuhi, maka kegiatan jasa angkutan penumpang dilarang.

“Jika pergerakan dibatasi, jelasnya bahwa pengemudi dan pihak penegak hukum belum menaati ketentuan yang disebutkan dalam pasal 2 dan 3, sehingga melarang kegiatan angkutan penumpang.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top