Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Bersiaplah, penumpang yang melanggar angka genap akan mulai mendapatkan tiket besok

In: Otomotif

Reporter Tribunnews.com Igman Ibrahim lapor Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Direktur Transportasi Metro Polda Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya tidak akan memperpanjang waktu sosial DKI Jakarta atau bahkan politisi. -Sambodo bilang itu akan baik-baik saja. Tiket untuk pelanggar genap akan dimulai pada Senin, 9 Agustus 2020. Tak ada lagi peringatan, kali ini penjahat akan diberi sanksi berupa angka. Sambodo mengatakan, “Kita mulai Senin, Minggu (8 September 2020).

Baca: Dinas Perhubungan Odd bahkan buka semua opsi jalan sepanjang hari

Saat ini pihaknya sedang bekerja Pimpin siaran terbaru rencana penerapan paritas akan dilaksanakan besok. Atas dasar itu, polisi mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan tersebut.

Baca: Polri Akui Pasca Penerapan Angka Ganjil Genap, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Meningkat – – “Sesuai indikator yang ditetapkan gubernur, ia menyimpulkannya dan mengatakan:“ Hanya berlaku pagi dan sore hari. ”Sebelumnya diberitakan bahwa jumlah pengendara yang melanggar aturan angka genap akan berlaku pada Senin (10 Oktober 2020). Pekan lalu, kebijakan disosialisasikan dan pengemudi didorong untuk mematuhi peraturan.

Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mengatakan para pejabat akan bertindak dalam dua cara. Diantaranya, langsung memilih atau menggunakan sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

“Ada dua cara untuk melakukan aksi ini, baik secara manual oleh anggota yang pergi ke lokasi, atau dengan anggota ETLE atau kamera elektronik. Untuk setiap poin,” Kami akan menugaskan anggota ke area ganjil dan genap, “Sambodo Kamis ( 8 Juni 2020) di Jakarta – Terkait tiket ETLE, Sambodo mengatakan, polisi menyiagakan 45 kamera ETLE dari 13 dari 25 jalan ganda genap di DKI Jakarta. Dia menjelaskan: ” Pengawasan kita tidak hanya mengandalkan anggota daerah, tapi juga akan lebih baik. “, Kata Sambodo, pihaknya juga akan mengirimkan 125 orang setiap hari untuk memantau secara manual operasi perburuan di lapangan. Ia menyimpulkan,” Kami hanya menerjunkan mereka untuk memantau kawasan paritas ini. “

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top