Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Kalaupun tarif pengetatan PSBB ditingkatkan, Pemprov DKI masih belum menerapkan “insiden paritas”.

In: Otomotif

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Provinsi (Pemprov) memperpanjang Program Pembatasan Sosial Besar-besaran (PSBB) tahap kedua menjadi 11 Oktober 2020.

Sebelumnya, PSBB tahap kedua pada 14 September 2020 Efektif hingga tanggal 27.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, dengan diberlakukannya PSBB, pembatasan kendaraan bahkan belum diterapkan. Perluasan, ‚ÄĚkata Sambodo, Jumat (25/9/2020). — Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang PSBB tahap II selama dua pekan.

Baca: Mulai kemarin mohon diingat, Selama periode PSBB DKI Jakarta, aturan angka genap dihapuskan hanya dalam waktu 14 hari-karena hasilnya, monitoring dan evaluasi pokja DKI tidak mengurangi secara signifikan monitoring dan evaluasi penanganan percepatan Covid-19 di Jakarta. Paritas tidak berlaku. Rekomendasi Mereka yang harus bepergian menggunakan mobil pribadi untuk menjauh dari orang lain .- “Perpindahan penduduk jelas mempengaruhi peningkatan transmisi. Semakin cepat pergerakannya, semakin tinggi penyebaran virusnya, “kata Annis dalam keterangannya (24/9/2020).

Laporan: Dio Dananjaya

Artikel ini dimuat di Kompas.com dengan judul PSBB No. Perluasan dua tahap, ganjil dan genap, belum efektif

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top