Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Untuk menekan biaya produksi, Renault akan memberhentikan 5.000 karyawan pada tahun 2024

In: Otomotif

TRIBUNNEWS.COM-Produsen mobil Prancis Renault akan mengumumkan rencananya untuk memberhentikan 5.000 karyawan pada 2024. -Reuters (Jakarta) mengatakan pada Rabu (27 Mei 2020) bahwa langkah tersebut telah diambil agar perseroan dapat menghemat hasil produksi perseroan hingga 2,2 miliar dolar AS atau sekitar 32,34 miliar rupiah (kurs Rp 14.700).

“Daily” dan “Le Figaro” lokal telah melaporkan ini. Ancaman Bangkrut Akibat Pandemi Corona-Baca: Pendaki Renault Tiba di Indonesia, Harga Mulai Rp 149 Juta-Baca: Menghadapi Pandemi, Rencana Majelis Renault Triber untuk Warga Rendah MPV di Indonesia Masih Dalam laporan resminya di halaman dalam, surat kabar Le Fiharo menyatakan bahwa PHK tidak akan segera dilakukan. -Renault tidak mau mengomentari Reuters setelah dikonfirmasi oleh Reuters. — Saat ini, Renault masih menunggu penyelesaian program pinjaman pemerintah. 5 milyar euro.

Namun, penerbitan pinjaman tersebut masih menunggu pembahasan antara manajemen dan serikat pekerja mengenai ketenagakerjaan dan pabrik di Perancis.

Sebelumnya, Renault Cars dikabarkan memiliki dana sekitar 48.500 euro untuk menghemat biaya. Pada 2019, pekerja Prancis akan mengungkap pemutusan hubungan kerja dan penutupan pabrik. -Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron (Emmanuel Macron) juga mengumumkan rencana anggaran sebesar 8 miliar euro untuk menjadikan Prancis salah satu produsen mobil rendah karbon atau ramah lingkungan terkemuka di Eropa.

Dia juga mengimbau empat produsen kendaraan roda asal Prancis itu bisa mencapai produksi dalam negeri. .

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul “Renault Akan PHK 5.000 Karyawan di 2024”

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top