Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Kementerian Perhubungan menjadi grup transportasi Covid-19 terbesar kedua di kantor-kantor pemerintah

In: Nasional

Laporan reporter Tribunnews.com Hari Darmawan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Data dari Pemprov DKI Jakarta menunjukkan Kementerian Perhubungan merupakan cluster transmisi Covid-19 terbesar di Indonesia, kedua setelah Kementerian Perhubungan Indonesia. Hasil positif kasus Covid-19 mencapai 175. Menurut data Pemprov DKI Jakarta, 252 orang dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dinyatakan positif Covid-19.

Hal ini menjadikan Kementerian Perhubungan sebagai cluster Covid-19 terbesar kedua di antara kementerian dan lembaga pemerintah setelah Kementerian Kesehatan.

Termohon Adita Irawati, juru bicara Kementerian Perhubungan, tidak keberatan dengan data yang diberikan Pemprov DKI di Jakarta. — Tapi dia bilang, sejak Covid-19 ada di Indonesia, angka ini sudah kumulatif. Dengan cara ini data tidak akan menjadi kasus aktif Covid-19.

Baca: Dalam konteks kenaikan, jumlah kasus positif Covid-19 di cluster pabrik Epson Cikarang mencapai 398 – “kata Adita usai konfirmasi, Rabu (23/9/2020):” Sudah terpapar atau positif, Itu telah dinyatakan sembuh dan saat ini aktif.

Adita mengatakan, untuk mencegah penyebaran orang asimtomatik, Kementerian Perhubungan melakukan tes swab pada karyawan.

Baca: Satgas Covid 19 mewajibkan perusahaan melakukan tes swab secara berkala pada karyawan untuk mencegah cluster perkantoran.

“Selain itu, mereka juga memberikan pelatihan rutin bagi karyawan” di seluruh Indonesia, “kata Adita.

Sejauh ini, Adita terus mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 hingga ke tingkat pusat dan daerah di Kantor Kementerian Perhubungan. Pencegahan termasuk melakukan disinfeksi kantor secara teratur, membatasi jumlah karyawan yang bekerja di kantor dan mengerjakan pekerjaan rumah mereka, dan secara ketat menerapkan protokol kebersihan lainnya, “katanya.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top