Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Dua ABK terjebak dalam lautan kekerasan dan saat ini sedang berkonsultasi

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Polri terus mengusut kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menyerang dua warga negara Indonesia (ABK). Keduanya tidak sabar untuk terjun ke laut dari FU LU Qing Yuan Yu 901 dengan membawa bendera Tiongkok karena tidak tahan dengan siksaan. Kepulauan Riau (Kipuri).

Brigjen Aaro Setiyono, Kepala Badan Penerangan Polri, mengatakan saat ini dua ABK NTB dan Pematangsiantar sudah syok berat. Ikan Yu Fu Lu Qingyuan Yu No. 901, mereka masih dalam kondisi shock yang serius, sedang menerima konsultasi. Kedua anggota kru tersebut terkejut, dan penyidik ​​memperoleh informasi dari mereka.

Penyidik ​​meneliti dan mengembangkan informasi ini hingga tersangka ditangkap, namanya dimulai dengan SF (44) yang berlokasi di kediamannya, Cileungsi, Kabupaten Bogor Barat. Ditreskrimum Polda Kepri Jawa yang menangani kasus ini.

“Informasi yang mereka berikan memang bukan yang terbaik. Tapi penyidik ​​sudah punya nama kapalnya, nama awaknya, termasuk nama perekrutnya. Anggota langsung mengusut kasus itu,” kata mantan Kepala Humas Polda Metro Jaya itu. . Buktikan siapa orang yang hilang melalui foto satelit?

Kepolisian Resor Kepulauan Riau Kombes Arie Tribunnews.com yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum, pada Kamis (11/6/2020) membenarkan bahwa Damanto menyatakan selain melindungi pelaku, polisi juga menyita barang milik penulis. Banyak bukti seperti KTP, buku rekening dan handphone. – “Kami memang menangkap salah satu tersangka di Cileungsi, Bogor pada pukul 12.30 pada Kamis (30 November 2020). Salah satunya adalah SF. Saat ini tersangka sedang melakukan tindak pidana Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TIP) diselidiki tuntas, ”kata Arie Dharmanto.

“Diduga pelaku menerapkan TIP dengan merekrut dan memberangkatkan WNI.” Akibat iming-iming gaji yang tinggi dan kerja keras para buruh pabrik di Korea Selatan, ”kata Arie.

Namun, nyatanya, kedua korban Dieksploitasi untuk melakukan pekerjaan kecil di kapal penangkap ikan yang mengibarkan bendera Tiongkok, tetapi tanpa sepeser pun.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top