Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Komite III DPR membubarkan kasus Jiwasraya

In: Nasional

Laporan wartawan Tribunnews.com Seno Tri Sulistiyono-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Panitia III DPR akan terus memantau pelanggaran kontrak BUMN PT Asuransi Jiwasraya (Persero) hingga “selesai”. — Anggota Pansus III DPR Arteria Dahlan mengatakan, Panitia Kerja Panitia Ketiga (Panja) harus mempertemukan pihak-pihak terkait untuk memahami kasus tersebut, termasuk mantan pejabat OJK yang sebelumnya dikenal sebagai Badan Pengawas Pasar Keuangan dan Lembaga Keuangan ( Bapepam-LK) selama periode 2006-2013. – “Kalaupun Jaksa Agung bisa memanggil, kita akan bersidang. Ini tidak masalah. Saya akan simpan kasusnya secara tuntas,” kata Atria saat dihubungi di Jakarta, Senin. (31 Maret 2020).

Baca: Kasus Jiwasraya, Kejaksaan Tinggi Periksa Dua Saksi Hari Ini-Arteria memastikan Panitia Ketiga Tak Takut. Jika meminta pihak terkait mengungkap kasus Jiwasraya, tidak akan membentuk badan untuk Kejaksaan Agung.

“Jika perlu, kami akan memiliki cadangan lengkap. Jika Kejaksaan Agung menghargai saya, kami akan sangat berani dan tidak ada masalah,” kata Arteria.

“Terutama terkait dengan kewenangan yang lalu. Kami pastikan Kejaksaan Agung tidak akan disandera,” lanjut politisi PDIP itu.

Baca: Demi Menebus Kerugian Negara, MAKI Umumkan Sita Harta Kekayaan Terdakwa Jiwasraya – Seperti kita ketahui bersama, Kejaksaan Agung menuding keenam tersangka tersebut menyebabkan Jiwasraya tidak membayar nasabahnya. –Sejauh ini, dia sudah mencatat kerugian setidaknya Rp 52 triliun, apalagi Jiwasraya diproduksi melalui produk JS Saving Plan yang saat itu dipimpin Hendrisman. Kerajaan Rahim.

Perbuatan keenam terdakwa tersebut dituduh melanggar ketentuan Pasal 2 ayat 1 dan 3, serta Pasal 55 ayat 1 sampai 1 “UU Penghapusan Korupsi”. Pasal 65 Ayat 1 KUHP. Total kerugian hampir mencapai Rp 18 miliar.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top