Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Sebelum pembatalan, pemerintah sudah membuka opsi 50% jemaah haji pergi

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi (Fahdi Fahlevi) melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah akhirnya memutuskan melalui Kementerian Agama untuk membatalkan ibadah haji tahun ini. — Sebelum pembatalan, ternyata pemerintah telah mengembangkan beberapa opsi haji ke Arab Saudi.

Baca: Pemerintah Membatalkan Ibadah Haji 2020. Ini Catatan Sejarah Bencana Selama Pelaksanaan Haji — -Pilihan ini diadopsi setelah ditinjau oleh tim Pilgrimage Crisis Center 2020.

“Tim telah menyiapkan dokumen skenario untuk menyikapi langkah-langkah mitigasi menyeluruh bagi jemaah haji sebagai respons terhadap perkembangan dan dinamika Covid-19 di Indonesia dan Indonesia. Arab Saudi,” Menteri Agama Fachrul Razi, Selasa (Juni 2020). 2 Februari) kepada Kantor Kementerian Agama Jakarta.

Kelompok mengeluarkan tiga opsi, yakni sesuai kuota, membatasi kuota dan membatalkan pembatalan ha. Fachrul mengatakan, pada saat yang sama, pemerintah akan terus memberikan rangkaian layanan ha Korea Utara, termasuk upacara online dan pembayaran Bipih. .

Akhirnya, pada bulan Mei, Kementerian Agama memutuskan untuk mematangkan hanya dua opsi, karena waktu hampir habis, persiapan haji.

Sejak saat itu, pemerintah memutuskan untuk pergi pada 26 Juni untuk pertama kalinya.

Putusan tersebut hanya mengakibatkan pembatalan maksimal 50% dari kuota dan pembatalan .

Bacaan: Ade Armando: Din Syamsuddin Mestinya Minta Maaf Kepada Penonton

“Dan Mei, karena waktu hampir habis, tim fokus pada Dua opsi pun akhirnya diputuskan. Tentu, pelaksanaan haji dibatasi dengan membatasi sekitar 50% dan membatalkan keberangkatan jemaah. ‚ÄĚPemerintah Saudi tidak pernah memberikan kepastian.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top