Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Pengamat Pendidikan: Tanpa sinyal, internet seharusnya tidak menjadi alasan untuk memulai sekolah

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pengamat Pendidikan Doni Koesoema menyinggung rencana pemerintah menggelar sekolah tatap muka di luar RTH untuk menyebarkan Covid-19. -Duny mengenang, tanpa adanya sinyal, internet di wilayah tertentu menjadi alasan pemerintah membuka sekolah di luar kawasan hijau.

“Tidak ada sinyal, dan Internet bukan alasan untuk membuka sekolah. Jika yang bermasalah adalah sinyal dan internet, maka yang dibutuhkan adalah bagaimana proses pembelajaran menyesuaikan dengan kondisi setempat,” kata Duny yang dihubungi Tribunnews.com, Selasa (7 /). 28/2020).

Bacaan: Pemerintah akan mengizinkan pengamat pendidikan mengatakan bahwa sekolah akan mengadakan pertemuan di ruang kelas.

Menurut Doni, ada banyak pilihan lain untuk mengakses sinyal dan Internet di wilayah yang bermasalah. Komunikasi melalui radio dan televisi.

Namun, jika teknologi masih menjadi kendala, Doni mengungkapkan bahwa ada sistem guru tamu yang akan melakukan perjalanan ke daerah tertentu untuk memberikan mata kuliah khusus kurikulum kepada siswa sambil menerapkan peraturan kesehatan. — “Ada pilihan lain. Misalnya sekolah mengirim modul ke keluarga lewat pos, lalu anak-anak (siswa, catatan) bekerja di sana dan mengambilnya seminggu sekali. Atau guru datang berkunjung dan memberikan modul.” Ada banyak Pilihan, ”tandasnya. Duny menegaskan, sebelum merumuskan kebijakan, prinsip keselamatan mahasiswa harus diutamakan dan diperhatikan oleh pemerintah.

“ Jadi alasannya kalau tidak ada sinyal, maka internet terbuka. Saya pikir menghadapi sekolah tidak ada artinya. Karena prinsip keselamatan anak harus diutamakan di sini, “Pak Donny Monaldo harus mempertimbangkan hal ini.” Bukan karena tekanan orang tua. Karena itu, “akibatnya fatal bila kita pergi ke sekolah,” tegasnya.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top