Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Penasihat hukum: Penganiayaan terhadap novel terdakwa Basweidan harus diakui dan dihargai

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Majelis Pertimbangan Hukum menilai terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahcode berani mengakui dan bertanggung jawab atas penyidik ​​yang menganiaya Novel Baswedan KPK dan patut diapresiasi. Oleh karena itu, kata dia, mengingat fakta persidangan, kedua terdakwa harus dijatuhi hukuman ringan.

“Mereka yang secara sukarela mengakui perbuatannya harus dihukum berat. Ini tidak mengajarkan pelajaran apapun kepada masyarakat. Pelaku yang jujur ​​harus diberi penghargaan. Persyaratan jaksa sangat rendah,” kata tim kuasa hukum terdakwa saat persidangan. Pada Senin (29/6/2020), sidang akan digelar di PN Jakarta Utara.

Baca: Kuasa Hukum, Hukum Polri Bisa Beri Perlindungan Di Novel Baswedan Kasus Hukum Bisa Jadi Contoh. Jemaat lainnya. Intinya, terdakwa harus memberikan hukuman ringan kepada jaksa. –Dia menjelaskan bahwa tidak semua pelaku tindak pidana berani mempertanggungjawabkan perbuatannya. — “Kami berharap persidangan menjadi model prosedur penuntutan untuk sidang berikutnya. Persyaratan untuk mengenali perilaku (maka, -red) rendah. Kalau orang jujur, persyaratan untuk mengenali perilaku (hukuman, -red) adalah Berat, kenapa dia mengatakannya. ”Ditambahkannya, ada hal-hal yang bisa memudahkan apa yang menurut majelis hakim bisa membuat putusan. “Terdakwa masih sangat muda dan tidak pernah memiliki pengalaman seperti itu. Terpidana, tidak pernah menjalani persidangan yang rumit, mengaku bersalah, tidak bisa dijelaskan dalam penyebaran perbedaan pendapat, sopan dan menyerah (pernyataan, -red) untuk membuat kejadian tertutup menjadi publik, sangat jelas, ” tambahnya. Kedua terdakwa, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulete yang menganiaya penyidik ​​KPK masing-masing Novel Baswedan didakwa sebagai pelaku kriminal. Dihukum dengan kurungan jangka waktu tetap tidak lebih dari satu tahun. – Masing-masing melakukan penganiayaan dan punya rencana sebelumnya. , Mengakibatkan luka berat sebagaimana dipersyaratkan dan dikenakan sanksi pidana sesuai dengan Pasal 353 ayat (2) KUHP Pasal 55 ayat (1) 1 KUHP, sesuai dakwaan kejaksaan.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top