Loading the content... Loading depends on your connection speed!

PPP tidak ingin terjebak oleh reorganisasi kabinet Jokowi

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak peduli bahwa masalah reorganisasi kabinet semakin meningkat selama pandemi Covid-19.

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani (Arsul Sani) mengatakan fokusnya harus pada pemantauan dan kritik terhadap kebijakan pemerintah, bukan restrukturisasi. .

Menurut Arsul, diskusi hanya akan mengabaikan kekhawatiran pemerintah tentang penanganan pandemi Covid-19. Sebaliknya, dia akan mengabaikan tujuan manajemen nanti. Itu adalah hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, orang yang mengetahui kinerja setiap anggota kabinet tinggi Indonesia adalah presiden sendiri. Ennanya, public private partnership tidak mau mendapat masalah.

“Kerja sama pemerintah-swasta masih konsisten dengan posisi bahwa kabinet adalah hak prerogatif presiden. Apalagi, kerja sama publik-swasta yang memahami sepenuhnya atau sepenuhnya kinerja kabinet masing-masing anggota adalah presiden,” ujarnya. “Saya ingin terjun ke pusaran masalah ini,” pungkas Asul.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top