Loading the content... Loading depends on your connection speed!

KPK mewawancarai nelayan untuk mengusut kasus korupsi Nurhadi

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa nelayan bernama Agus Hariyanto pada Jumat (12 Juni 2020).

Agus akan bersaksi dalam kasus korupsi dan bersaksi kepada yang tertinggi. Pengadilan menggugat dugaan remunerasi (MA) karena menjebak mantan sekretaris AM Nurhadi pada 2011-2016.

“Personel terkait sedang menyelidiki tersangka HSO [Manajer Terminal PT Multicon Indrajaya Hera Soenjoto],” kata penjabat juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya. Selain pemeriksaan Agus, penyidik ​​KPK juga memanggil saksi lain. Jap juga sedang memeriksa tersangka Hendra.

Baca: Penyidik ​​KPK Mulai Telusuri Aset Istri Nurhadi

Dalam kasus suap dan remunerasi yang ditangani Mahkamah Agung periode 2011-2016, KPK telah menetapkan tiga tersangka pidana.

Ketiga tersangka yaitu Nurhadi, Rezky Herbiyono dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hera Soenjoto. -Tiganya masuk daftar buronan alias buronan kriminal (DPO) karena tiga kali mangkir. Atau tidak menjawab panggilan KPK.

Mereka bertiga juga dilarang bepergian ke luar negeri. Saat ini hanya Hera Soenjoto yang belum ada jaminannya.

Nurhadi dituntut sebagai tersangka pidana karena diduga menerima suap dan remunerasi senilai Rp 46 miliar melalui perkara perdata Rezky Herbiono-PT MIT v PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), dua sengketa litigasi PT MIT Dan tiga tip terkait dengan banyak kasus.

Rezky dikabarkan menerima sembilan cek dari putra Nurhadi atas nama PT MIT, Direktur PT MIT Hendra Soenjoto untuk menangani kasus tersebut. Dalam proses perkara PT MIT dan PT KBN, diterima cek – KPK menahan Nurhadi dan Rezky di Rutan Kavling C1 Rutan (bekas Gedung KPK). Mulai 2 Juni 2020 (Selasa), bar kedua perusahaan ini akan bermasalah selama 20 hari ke depan.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top