Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Sekretaris Jenderal PAN menyatakan belum ada pembahasan tentang reorganisasi Kabinet

In: Nasional

Laporan Reporter Tribunnews.com Chaerul Umam-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengungkapkan bahwa Presiden Jokowidodo akan mengeksekusi mati. Sinyal operasi militer belum dibahas secara internal. Kabinet akan ditata ulang dalam waktu dekat.

Menurutnya, reorganisasi kabinet adalah hak prerogatif Presiden Jokovy.

“Belum (cat reorganisasi). PAN masih fokus pada pengelolaan Covid-19 di daerah pemilihan (daerah pemilihan),” kata Eddie kepada wartawan. , Jumat (3/7/2020).

Baca: Jokowi: Indonesia sedang menghadapi chaos dan tantangan over competition

Eddy mencontohkan, saat ini DPP PAN masih fokus pada penanganan pandemi Covid-19.

Salah satunya adalah meminta anggota PAN dari Republik Demokratik Rakyat untuk turun tangan membantu beban rakyat yang terkena dampak perang Covid-19. Ia mengatakan, masyarakat yang terkena Covid-19 harus diperhatikan, terutama yang terkena dampak ekonomi. — Wakil Ketua Panitia VII DPR RI mengatakan jika PAN berencana bergabung dengan pemerintahan, maka keputusan ada di tangan Ketua Umum Presiden Panzukili Hasan (Zulhas).

Baca: Jokovy harus dilanjutkan Menanggapi ancaman menteri reorganisasi – namun menurutnya Zul Hass akan menyambut baik usulan tersebut. Bagi para menterinya, tidak lebih dari menyelesaikan penanganan Covid-19 di Indonesia yang positif, bersahabat dan dapat mendukung masyarakat. Kebijakan kesejahteraan, terutama di negara-negara Covid-19 yang perekonomian rakyatnya sedang terpuruk, ya PAN pasti akan mendukung hal-hal yang bisa menghidupkan kembali “ekonomi dan kesejahteraan rakyat”, ”pungkasnya.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top