Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Edhy Prabowo secara resmi mencabut larangan ekspor benih lobster yang dikeluarkan oleh Susi Pudjiastuti

In: Nasional

TRIBUNNEWS.COM-Edhy Prabowo, Menteri Kelautan dan Perikanan, akhirnya secara resmi mencabut Peraturan Menteri KKP No. 56 / Permen-KP / 2016 Peraturan Menteri tentang Larangan Memancing dan / atau Penggunaan Lobster (Panulirus spp) dan Kepiting (Scylla spp) Dan Ranjungan (Portunus spp) dari wilayah Republik Indonesia di mana Susi Pudjiastuti saat itu menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan. Setelah pencabutan peraturan KP yang melarang ekspor benih lobster, peraturan KP untuk lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.) Dan Rajungan (Portunus spp) n ° 12 / Permen-KP / 2020 diumumkan secara resmi. . ) Di Republik Indonesia – Permen KP n ° 12 / Permen-KP / 2020 ditentukan pada 4 Mei 2020 dan diundangkan pada 5 Mei 2020. -Dalam Permen KP n ° 12 / Permen-KP / 2020, ekspor benih lobster telah disahkan dan diatur dalam Pasal 5.

Baca: Larangan budidaya, kebijakan Susi diyakini membuat lobster menghilang

Namun, ekspor benih lobster harus memenuhi persyaratan tertentu.

Diantaranya, menurut hasil penelitian Komite Penelitian Sumber Daya Perikanan Nasional (Komnas Kajiskan) yang ditetapkan oleh Menteri, kuota penangkapan ikan dan lokasi penangkapan benih lobster ditentukan. Partisipasi masyarakat atau produsen – Selain itu, eksportir telah berhasil melakukan kegiatan budidaya lobster (Panulirus spp.) Dalam arti Pasal 3, ayat 1, yang telah terbukti berkelanjutan, dan mengeluarkan lobster (Panulirus spp.), Terhitung 2% dari hasil budidaya (dua), dan hasilnya sesuai.

Peraturan lainnya, benih lobster yang diekspor diperoleh dari nelayan kecil yang menangkap benih lobster transparan (Puerulus), dan benih lobster ini telah didaftarkan pada nelayan di mana benih lobster (Puerulus) ditangkap.

Selain itu, eksportir lobster harus memenuhi banyak persyaratan lainnya.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top