Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Dewan Penuntut meminta informasi tentang novel-novel Basvidan terkait dengan pengadilan penganiayaan

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Komite Jaksa Penuntut Umum Republik Indonesia (Komjak) telah menanggapi pengaduan masyarakat tentang dugaan kasus penyiraman KPK Novel Baswedan, yang menjebak terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette. Bukan dengan menanyakan informan / korban untuk informasi. Laporan RSM: 5745-0372 / VI / 20. – Penanggung jawab informasi dan dokumen yang diberikan Komjac, Ibnu Mazjah, mengatakan bahwa yang diwawancarai atau yang diwawancara adalah Novel Baswedan, yang disebut-sebut sebagai saksi mata korban percikan. — Baca: Penyidik ​​KPK Novel Baswedan tak berharap rapat pengambilan keputusan tentang penyiram air keras-kemudian yang diwawancarai adalah Nelson (Pengacara Novel Baswedan), kuasa hukum KPK, dan Yudi Purnomo Harahap sebagai pegawai pusat KPK. Informasi yang diminta disampaikan di kantor Komjak pada Kamis (2 Juli 2020). Ibnu mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Kamis (7 Februari 2020): “Setiap orang telah diundang untuk memberikan laporan terkait yang disampaikan kepada Komisi Kejaksaan Indonesia, yang melibatkan penyimpangan dalam permintaan jaksa dalam persidangan. “

Menurutnya, proses permintaan informasi dilakukan oleh Komisioner Jaksa Penuntut Umum sesuai dengan standar protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid 19. Inspektur dan saksi, kenakan masker dan cuci tangan sebelum inspeksi.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top