Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Biaya keterlambatan tidak hanya meningkatkan biaya biaya, tetapi denda juga meningkat sebesar 5% BPJS Kesehatan

In: Nasional

TRIBUNNEWS.COM – Ini tidak hanya meningkatkan biaya donasi BPJS Health lagi, tetapi pemerintah juga meningkatkan denda karena keterlambatan pembayaran.

Sekali lagi, meningkatnya biaya sumbangan dari BPJS Kesehatan selama pandemi adalah pukulan bagi masyarakat.

Dampak pandemi Covid-19 di Indonesia, Presiden Joko Widodo sebenarnya telah menandatangani kembali Perpres untuk meningkatkan donasi BPJS Health lagi. Kesehatan pandemi, tentang putusan pengadilan sampai hilangnya kesadaran – setelah itu, pertumbuhan BPJS yang sehat dibatalkan oleh Mahkamah Agung, biayanya kembali normal, dan masyarakat kini telah kembali untuk menerima kenyataan pahit. -Perubahan ini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 642020, yang melibatkan revisi kedua dari Keputusan Presiden No. 82 tahun 2018 (Pasal 34 tentang Asuransi Kesehatan). Ini juga mengatur perubahan dalam subsidi pemerintah dan menetapkan denda yang dibayarkan oleh peserta yang terlambat. -Dalam Pasal 42, denda dibayarkan.

Jumlah untuk tahun 2020 adalah 2,5% dari perkiraan biaya program Indonesian Case-Based Group (ICBG). — Tetapi pada tahun 2021, biaya akan naik dari 2,5% dari perkiraan biaya program ICBG menjadi 5%.

Denda

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top