Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Melan tidak mengharapkan John Kei, yang telah berubah sejak Nusakambangan kembali, untuk melanjutkan operasi

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan Bogor (Bapas) telah menarik pembebasan bersyarat dari John Kei. Dia dijatuhi hukuman pembunuhan dalam rencana pembunuhan. Dia baru saja dihukum 16 tahun penjara bersyarat pada Desember 2019 .

John Kei dicabut karena terus melakukan tindak pidana.

Dia diangkat sebagai tersangka oleh Kepolisian Kota Jakarta pada 21 Juni. Pasal 55 KUHP dan Pasal 340 KUHP-Rika Aprianti dari Bapas Bogor, kepala hubungan masyarakat dan perjanjian di Kemenkumham, Departemen Umum Pemasyarakatan (PAS), mengatakan bahwa ia adalah partai yang memimpin dan mengawasi John Kei, Berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya.

“Pada 24 Juni 2020, setelah penyelidik menyelesaikan operasi BAP terhadap John Kei, PK Bapas juga melakukan BAP pada John Kei sebagai pelanggan Lembaga Pemasyarakatan Bapas di Bogor,” kata Rika dalam pernyataan itu. Mengatakan. Sabtu (27 Juni 2020).

Selain itu, pada tanggal 25 Juni, kelompok pengamat komunitas Bapas Bogor mengadakan audiensi.

Selama pertemuan ini, diumumkan bahwa John Key melanggar peraturan saat pembebasan bersyarat. Atas dasar ini, Bapas Bogor membuat proposal untuk mencabut “Surat Keputusan Pembebasan Bersyarat John Kei”.

“Menurut rekomendasi pertemuan TPP, penanggung jawab Bapas Bogor telah mengeluarkan surat pembatalan sementara. Kata John Refraals John Kei, nomor: W10.PAS.6-PK.01.05.02-2381,” kata Rika. “Disampaikan oleh Rika, kemudian dipindahkan ke cabang PAS untuk mencabut John Kei Parole W11.PAS.33 -PK.01.05. 02-2382 .

Baca: Melan Refra Putra John Kei adalah permintaan maaf yang menarik perhatian orang-orang. Ayah saya meminta maaf dan mengungkapkan perubahan ini kepada ayah saya.

Baca: Gambar menunjukkan Melan Refra Putri John Kei, orang pertama yang memanggil Nus Kei dekat dengan keluarganya

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top