Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Pasien yang meninggal karena coronavirus RSPI positif atau negatif tidak diketahui

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Rumah Sakit Penyakit Menular (RSPI) Sulianti Saroso tidak tahu apakah pasien yang meninggal pada pagi hari Kamis (12/3) terinfeksi dengan virus coronavirus.

Jadi, Sulianti Saroso, direktur RSPI. Mohammad Syahril tidak ingin menyatakan dirinya mati karena virus korona. Syahril mengatakan pada konferensi pers yang diadakan pada Kamis (Kamis) di RSPI Sulianti Saroso di Sant, Jakarta Utara: “Tidak ada hasil. Kami tidak mengumumkan kematian Covid-19.” 3/12/2020) .

Dia menjelaskan bahwa tidak ada hasil tes laboratorium yang relevan. Hasilnya tidak akan diumumkan hingga besok atau Jumat (3/3).

Baca: Selain Covid-19, lima dari penyakit ini memiliki status pandemi global, termasuk flu babi

RSPI, kata Syahril, juga mempelajari apakah pasien yang meninggal telah melakukan kontak dengan pasien yang positif terinfeksi dengan coronavirus. .

Syahril juga berharap almarhum tidak disebabkan oleh coronavirus.

“Dari tindak lanjut pasien, tidak ada kontak nyata. Rumah sakit yang dikirim kepada kami melakukan penelitian yang baik mengenai hal ini. Semoga ini akan negatif dan tidak melakukan apa-apa,” katanya.

Baca: Kedutaan Besar Indonesia di Seoul berpaling ke tim di pos komando Auj di Daegu, dan tim yang kembali akan melakukan karantina mandiri selama 14 hari

Telah dilaporkan sebelumnya bahwa Surianti, Rumah Sakit Penyakit Menular (SSPI) Sulianti Saroso menemukan kiriman dari seorang pasien yang sakit parah pada Rabu malam (3/11).

Dr. Sulianti Saroso Mohammad Syahril, general manager RSPI, mengatakan pasiennya adalah wanita dan berusia 37 tahun tahun ini.

Namun, pasien akhirnya meninggal pada Kamis (12/3) pagi, jam 8 pagi Bank Dunia. , Ini sudah dikirim tadi malam. “Dia meninggal karena penyakit serius karena penggunaan pembaca intisari,” kata Syahril pada konferensi pers di RSPI Sulianti Saroso di Sunter, Jakarta Utara, Kamis (12 Maret 2020). –Baca: Dua pasien dengan virus Corona disembuhkan. Pasien tidak merokok ketika dia keluar dari Rumah Sakit Persahabatan. Dia meminta untuk tidak merokok. Masuk (ARDS) atau pneumonia berat, dan gunakan ventilator.

Namun, Syahril belum mengkonfirmasi apakah ia terinfeksi coronavirus. Dia mengatakan bahwa RSPI masih menunggu hasil tes laboratorium untuk mengetahui apakah coronavirus pasien positif atau negatif.

“Saya datang tadi malam, kami melakukan perawatan yang paling, dan tidak mendapatkan bantuan pagi ini,” katanya.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top