Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Achmad Yurianto: Tidak lagi menolak mayat Covid-19, pasien dapat pulih tanpa diskriminasi

In: Nasional

TRIBUNNEWS.COM-Achmad Yurianto, juru bicara manajemen pemerintah Covid-19-19, menyerukan untuk tidak menolak mayat pasien Covid-19. Dia mengatakan bahwa pada saat itu, nilai manusia harus ditekankan terlebih dahulu.

Semoga kita menolak mayat Covid-19. Mari kita menjadi model yang menunjukkan nilai-nilai kemanusiaan, “kata Yuri di Jakarta (Grakar BNPB) Jakarta, Rabu (15/4/2020). Rumah. Jika Anda tahu bahwa ada warga lain di lingkungan sekitar yang mengisolasi diri, Itu bisa membantu. Menurutnya, sikap kerja sama antar warga sedang diuji. Dia mengatakan: “Menghargai dan membantu mereka yang mandiri dan terisolasi di rumah dan mencapai isolasi sebagai kelompok di RT atau Clulam. “Kohesi kita sebagai bangsa sedang dipengaruhi oleh kerja sama dan toleransi. Yuri menambahkan:” Kami telah menyaksikan di seluruh dunia. “- Sampai Rabu (2020/15/2020), jumlah total pasien dengan Covid-19 yang dikonfirmasi oleh pemerintah adalah 5136 orang. 297 kasus lainnya didasarkan pada data sebelumnya – maka jumlah pasien yang sembuh meningkat sebesar 20. Oleh karena itu, jumlah total pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh adalah 446. Selama periode ini, ada 10 kematian. Akibatnya, jumlah total kematian Covid-19 pasien adalah 469-di samping itu, jumlah kasus Covid-19 yang diklasifikasikan sebagai orang-orang di bawah pengawasan (ODP) akan berjumlah 165.549 orang ODP. Sebanyak 11.165 pasien di bawah pengawasan (PDP).

Artikel Artikel ini dipublikasikan di Kompas.com dengan judul “Pemerintah: Konsorsium vid-19 pasien tidak boleh ditolak, dan pasien yang telah menerima pengobatan tidak boleh didiskriminasi”

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top