Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Pengamat: Pengurus DPR harus segera menghimbau kepada anggota yang mewajibkan badan usaha milik negara untuk ikut serta dalam tanggung jawab sosial perusahaan

In: Nasional

Liputan Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-menghimbau pimpinan Mahkamah Kehormatan DPR dan DPR segera memanggil anggota Panitia Ketujuh untuk meminta partisipasi dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) organisasi. Perusahaan publik (BUMN).

Ray Rangkuti, Direktur Lingkaran Kewarganegaraan Indonesia (LIMA), mengadakan diskusi bertajuk “Saat DPR meminta penjatahan CSR dan menolak UU PKS” pada Kamis Virtual (2/7/2020). “Saya berharap bahwa tindakan yang diambil oleh anggota Republik Demokratik Rakyat akan memungkinkan Pengadilan Kehormatan atau para pemimpin Republik Demokratik Rakyat untuk memanggil mereka,” kata Lei. Manajemen Pengadilan Kehormatan dan DPR secara langsung mengajukan pertanyaan tentang permintaan

Baca: Hubungi PKI Kadrun, Arief Poyuono memilih keluar dari pertemuan Pengadilan Kehormatan Gerindra

Menurutnya, langkah ini adalah bagian dari perlindungan demokrasi rakyat Martabat dan martabat Republik.

Selain itu, memo itu harus mengingatkan orang-orang di Republik Demokratik Rakyat (DPR) untuk mematuhi kode etik.

“Diperlakukan oleh perusahaan-perusahaan terdaftar yang menguntungkan dan Pengel di luar mereka – bahkan dimungkinkan untuk memberikan tekanan politik pada BUMN kita karena permintaan didasarkan pada pertemuan formal,” jelas Lei. Dia menambahkan bahwa Rp 4.026 miliar – “Tentu saja, kita juga harus ingat bahwa tindakan ini di luar kode etik anggota Republik Rakyat Demokratik.”

Sebelumnya, melalui acara TV Kompas, anggota itu pada Selasa (06 Juni). / 30/2020) Dalam persidangan (RDP) antara Komite Ketujuh dan Perusahaan Penambangan (ID Tambang), bagian dari Republik Demokratik diminta untuk berpartisipasi dalam kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan milik negara. Dalam rapat DPR tersebut, terlihat profil presiden dan direktur Inalum, Mohamed Nasir

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top