Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Wakil Menteri Pertanahan mengungkapkan rencana penggunaan lahan untuk memastikan keamanan pangan

In: Nasional

Reporter Jakarta Tribunnews.com, Gita Irawan (Gita Irawan) – Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan selama pertemuan mengenai diskusi dan pengelolaan bekas Zona Pengembangan Prairie (PLG) Rencana Pengembangan Lahan untuk Ketahanan Pangan) (Selasa (6/6/2020) di Kalimantan Tengah, di kantor Departemen UPP di Jakarta. Trenggono percaya bahwa kekuatan ketahanan pangan sama pentingnya dengan kekuatan pertahanan senjata, terutama di Untuk menghadapi situasi pandemi di 19 negara saat ini, oleh karena itu, menurutnya, Indonesia harus memiliki cadangan pangan yang cukup.

Baca: BRI memperkuat ketahanan pangan di Kediri dan mendukung peternak sapi perah melalui BRI KUR dan CSR-baca : Atas dasar GHI, ketahanan pangan Indonesia terus menguat – Selain itu, Trenggono juga mengungkapkan bahwa Kementerian Pertahanan Nasional (Kemhan) berharap untuk memperkuat ketahanan pangan untuk meramalkan dampak epidemi seperti COVID-19 yang mungkin terulang di masa depan.- — Dia percaya bahwa Covid-19 telah belajar dari apa yang terjadi, tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga berdampak pada keamanan ekonomi nasional.

“Belajar dari sejarah perang, jika kita memiliki senjata tetapi tidak memiliki makanan Kekuatan cadangan juga akan menjadi rumit. Kita harus memiliki cadangan pangan permanen dan lahan untuk mengembangkan tanaman pangan. Oleh karena itu, lahan tidak boleh mengubah fungsinya, “kata Trenggono. Termasuk Kalimantan Tengah.

Tentang pangan Untuk pengembangan yang aman, Trenggono percaya bahwa itu tidak selalu terkait dengan beras, tetapi juga terkait dengan jagung dan singkong. Faktanya, singkong lebih mudah untuk tumbuh. Dari segi infrastruktur, potensi hasil lebih besar. -Trenggono percaya , Tiga pabrik biji-bijian utama yang harus dikembangkan untuk ketahanan pangan nasional, yaitu beras, jagung dan singkong, jika mereka memiliki cukup lahan untuk ditanami, akan mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Bayangkan jika kita mengoperasikan produk turunan, Ini akan luar biasa bagi industri makanan. Misalnya, untuk jagung dan singkong, juga dapat dikejar oleh ternak, “kata Trenggono. Menteri Tenaga Kerja dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono adalah perwakilan dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan, Kementerian Pertanian dan Kementerian Pertanian BUMN Pembukaan diumumkan di hadapan badan aksi bersama Kementerian untuk mengembangkan taman makanan di Kalimantan Tengah untuk mendukung rencana untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top