Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Setelah hakim menolak sidang pendahuluan Nurhadi, KPK fokus menuntaskan kasus dan mencari tersangka

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Ilham Rian Pratama

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini fokus menyelesaikan dokumen tiga dugaan kasus korupsi dan remunerasi di Mahkamah Agung (MA) dari 2011 hingga 2016.

Selain itu, KPK terus menyelidiki keberadaan tiga tersangka dalam kasus ini, mereka adalah mantan sekretaris AM Nurhadi dan putranya Rezky Herbiyono dan kepala Terminal PT Multicon Indrajaya (MIT) Hera Soenjoto. — -Membaca: Jokowi: Harus terus belajar politik keluarga, bekerja di rumah, dan terlibat dalam ibadat keluarga-Ali Fikri, juru bicara Komite Sementara KPK, mengatakan ini adalah respons terhadap keputusan hakim. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak keputusan Nurhadi dan lainnya. – “Penyidik ​​KPK saat ini sedang memproses kasus ini dan terus berusaha mencari keberadaan DPD (catatan pelacakan personel),” kata Ali, Senin (3 Juni 2020) ketika meminta konfirmasi. Ultimatum untuk ketiga tersangka untuk bekerja sama dan menyerah.

Ditambahkan Ali Fikri, KPK meminta masyarakat untuk memberikan informasi tentang keberadaan Nurhadi CS.

Baca: Berita terbaru: Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak persidangan awal Nurhadi

“Ketika mereka melihat DPO dan bertemu dengan mereka, silakan hubungi lembaga penegak hukum atau lembaga pemerintah terdekat, RT / RW atau kelurahan dan / atau melaporkan peluang pertama ke KPK melalui 198 call center, “kata Ali. Bersama dengan Rezky Herbiyono dan Hera Soenjoto, mereka ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 16 Desember 2019. Namun, sejauh ini, tiga d di antara mereka masih berjalan. Nurhadi

Menurut laporan, Nurhadi dijatuhi hukuman tiga kasus di pengadilan.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top