Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Mulai 3 Juli 2020, BIN tidak lagi di bawah koordinasi Kemenko Polhukam

In: Nasional

Report oleh Tribunnews.com reporter Gita Irawan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Per 3 Juli 2020, Badan Intelijen Nasional (BIN) tidak lagi tunduk pada Kementerian Koordinasi Politik, Hukum dan Keamanan, Koordinasi Urusan Keamanan Koordinasi (Kemenko Polhukam).

Ditetapkan dalam Peraturan Presiden No. 73 tahun 2020, yang menyangkut Kementerian Koordinasi Politik, Hukum, dan Keamanan, yang sudah dapat diunduh dari Sekretariat Kabinet di situs resmi. Sekretariat Hukum Jaringan Dokumen dan Informasi (JDIH), jdih.setkab.go.id, sejak kemarin Sabtu (18 Juli 2020).

Dalam Pasal 51 “Lada”, disebutkan: “Ketika keputusan presiden ini dikeluarkan, ketentuan politik, hukum, dan hukum yang relevan dari Ordonansi Presiden No. Peraturan Kementerian Koordinasi Keamanan mulai berlaku, Republik Indonesia Zette, 2015, No. 83) dicabut dan dinyatakan “tidak sah”.

Dalam “Perpres” yang dicabut Pasal 4 jabatan, tanggung jawab, dan fungsi terkait Dalam bab pertama, di bawah koordinasi Kementerian Urusan Politik dan Kementerian Urusan Politik, ada sejumlah lembaga nasional di bawah koordinasi Kementerian Urusan Politik dan Keamanan, termasuk BIN. — Tetapi dalam “Perpres” yang baru (No. 73 2020) ) Dalam bab pertama status, tanggung jawab dan fungsi Pasal 4, nama BIN tidak lagi muncul atas nama lembaga nasional yang dikoordinasikan oleh badan koordinasi. Kementerian Politik dan Keamanan.

Termasuk Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Pertahanan Banyak lembaga nasional, termasuk Kementerian Kehakiman, masih di bawah koordinasi Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan dan Kementerian Hak Asasi Manusia, Komunikasi dan Informasi, Kementerian Reformasi Administrasi, Reformasi Birokrasi, Kejaksaan Agung, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Nasional Indonesia, dan pihak-pihak terkait lainnya. Institusi.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top