Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Andrinof Chaniago: Saya meyakinkan Jokowi bahwa Jembatan Selat Sunda tidak adil

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Mantan Menteri Perencanaan dan Pembangunan (PPN) / Bappenas Andrinof Chaniago sangat bersyukur bisa ikut kerja kabinet Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla. Dari 27 Oktober 2014 hingga 12 Agustus 2015, Sumatera Barat menjabat sebagai kepala Bappenas. Kini, Andrinof juga menjabat sebagai Deputi Gubernur Komisaris Bank Mandiri.

Baca: Sentil Jokowi, Yunarto Wijaya: Seandainya Instansi Baru Berakhir, Parker Marah-Setahun Jadi Ketua Bappenas, Andrinof Mengakui Harus Berterima Kasih kepada Jokowi (Jokowi) Beri dia kesempatan. Impiannya untuk memperbaiki arah kebijakan yang salah selama kepemimpinan pertama Chokovy menjadi kenyataan.

Andrinov berusaha meyakinkan Djokovy bahwa kebijakan pengembangan Jembatan Selat Sunta (JSS) bukan hanya untuk menyelesaikan masalah kemacetan. Ini tidak benar, “Andrinof mengingatkan jaringan forum.

Baca: 18 lembaga nasional bubar Jokowi: SBY setengah bentukan, dan KemenPANRB tidak diusulkan. Dalam 5 tahun terakhir tidak ada lagi kemacetan atau antrian truk. Tiba di 12 kilometer. Andrinov menjelaskan karyanya: “Bahkan tidak pernah ada antrian satu kilometer. “Demikian pula, pelabuhan Cilamaya dibatalkan. Andrinof mengevaluasi dan mengoreksi proposal untuk pembangunan pelabuhan Cilamaya yang buruk.” Ada banyak proposal proyek infrastruktur lainnya yang saya pikir salah. Tapi saya tidak perlu menyebutkannya. Bahkan jika ada risiko gangguan, saya akan melakukan segala kemungkinan untuk menyelesaikannya. “Andrinov menjelaskan. Sosok Presiden Jokowi pada masa kepresidenannya yang pertama. Andrinnov mengatakan bahwa mantan Gubernur Jakarta jarang marah ketika bertemu dengan para menteri kabinet.

Ann Djokovy Dlinov terus mengatakan bahwa energi kerjanya sulit untuk dibandingkan dengan para menteri di kabinetnya. — “Presiden Djokovy jarang marah. Dia sering bergiliran berdialog untuk membahas masalah dan mencari larutan. Energi kerja Presiden Jokovy sulit untuk dikompensasi. Gedung Andrinof DPR RI mengatakan bahwa dia tahu langkah kerja di dewan dan hampir tak kenal lelah dalam membahas masalah di negara ini.

Baca: 18 institusi yang dibubarkan oleh Presiden hanya terhubung dengan Komite Manajemen Covid-19

“Di Senayan, pertemuan awal dijadwalkan akan diadakan pada pukul 14:00 WIB dapat diadakan pada pukul 20:00 malam. WIB. Tapi para anggota dewan yang hebat mengundang kami ke pertemuan sebelum sholat subuh, ‚ÄĚkata Andrinov. Sebagian besar waktu rinof dihabiskan di perpustakaan pribadi dengan 2.000 buku. Selain posisi wakil komisaris, mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ini juga sibuk mengajar di Universitas Indonesia (UI). Andrinof terlibat dalam kegiatan sosial sehari-hari, membaca dan menulis. — Selama virus Corona atau pandemi Covid-19, Andrinof menghabiskan banyak waktu di perpustakaan pribadinya. “Di perpustakaan pribadi saya, ada lebih dari 2.000 buku. Selama pandemi Covid-19, sebagian besar kegiatan terkonsentrasi dari sini,” kata Andrinof.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top