Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Mahkamah Agung menghukum mantan pegawai Rohadi itu ke PK selama 5 tahun

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com, laporan Glary Lazuardi – Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Permintaan pertimbangan ulang (PK) yang diajukan oleh mantan pegawai Pengadilan Negeri Jakarta Utara Lohadi didukung oleh Mahkamah Agung.

Mahkamah Agung menyetujui hukuman Rohadi lima tahun penjara dan menghukumnya “tiga bulan penjara dan denda 300 juta rupee”.

Kasus ini diputuskan oleh majelis hakim pada hari Rabu, 17 Juni 2020. -Memungkinkan permintaan PK Rohadi untuk membatalkan putusan Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara. Juru bicara itu mengatakan: “Menurut hakim Hakim PK, dakwaan yang lebih tepat akan dikenakan pada pemohon PK, jika tidak terpidana harus bertindak sesuai dengan ketentuan Pasal 11 UU Korupsi.” Samsan Nganro pada Jumat (06/6) 19/2020) dalam pernyataan di tahun 2016, Rohad I dijatuhi hukuman 7 tahun penjara dan didenda 300 juta rupee dan dipenjara selama tiga bulan. Ternyata dia menerima suap 50 juta rupee untuk mengelola panel hakim dan suap 250 juta rupee karena mengatur agar Sepul Jamir disalahgunakan oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Suap Hakim Rohadi dan Ifa Sudvi.

Menurut Hakim PK, Rohadi adalah wakil panitera, hanya bertindak sebagai perantara. Dakwaan dalam Pasal 12a UU No. 31 tahun 1999 (UU) tentang penghapusan korupsi, sebagaimana telah diubah oleh UU No. 20 tahun 2001, dianggap tidak tepat.

Satu konten yang diatur dalam surat dakwaan adalah bahwa tindakan dan kewajiban Rohadi bertentangan.

Majelis Umum percaya bahwa Rohadi, sebagai Wakil Panitera, tidak memiliki hak untuk memutuskan atau menunjuk panel hakim dalam kasus Sepuljamir.

Rohadi dianggap tidak memiliki kekuatan untuk menentukan tingkat keparahan hukuman.

Baca: Sentilan 4 Putri Gus Dur melapor ke polisi untuk memeriksa inspeksi ayahnya

Pada saat yang sama, pejabat itu menyebutkan Pasal 12A otoritatif dari UU Anti-Korupsi.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top