Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Senin depan, para pemimpin Partai Progresif Demokratik mengadakan komite ketujuh dan memintanya untuk berpartisipasi dalam tanggung jawab sosial perusahaan

In: Nasional

Para pemimpin TRIBUNNEWS.COM-DPR di Jakarta berencana untuk memanggil para ketua komite ketujuh untuk mencari klarifikasi tentang persyaratan untuk partisipasi perusahaan publik (BUMN) dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Senin minggu depan (6/7/2020).

“Kami telah mendengar berita yang berkembang di masyarakat dan itu cukup kontroversial. Oleh karena itu, ketua Dewan Perwakilan Rakyat akan mencari klarifikasi dari kepemimpinan Komite Ketujuh pada hari Senin untuk menjelaskan situasi aktual selama pertemuan.” Ko mengatakan kepada Kongres di Senayan di Jakarta, Jumat (3/7/2020). -Dasco tidak mau menanggapi permintaan Komite Ketujuh Kabinet dalam rencana CSR BUMN dan kemudian meminta klarifikasi. -Reading: Dewan Perwakilan Rakyat mengusir CEO Inalum dari CEO Inalum dengan menggunakan arloji dan tali buaya yang sama dengan rapper 50 Cent-Read: Berdebat pada rapat DPR untuk melarang Inalum CEO, Muhammad N Profil pribadi Asir-pastikan agenda klarifikasi terbuka untuk media.

“Kami tidak tahu apa yang terjadi pada pertemuan itu. Jadi saya belum bisa menilai, saya juga tidak bisa membuat pernyataan tentang situasi saat itu, dan kami tidak akan membuat klarifikasi sampai saat itu,” kata Dasco. — Sebelumnya, permintaan CSR diajukan selama dengar pendapat (RDP) yang diadakan oleh Komite Dewan Komite Ketujuh dan perusahaan industri yang memegang BUMN Mining (MIND ID) pada 30 Juni 2020.

Muhammad Nasir, anggota Komite Ketujuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Demokratik (Muhammad Nasir), dan Orias Petrus Moedak, direktur jenderal MIND ID, berpartisipasi dalam debat panas. Memimpin Orias Petrus Moedak keluar dari ruang pertemuan, tidak hanya itu, Muhammad Nasir mengumumkan bahwa dia tidak lagi ingin melihat Orias.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top