Loading the content... Loading depends on your connection speed!

KPK mencurigai bahwa uang korup Jalan Duri-Sei Pakning mengalir ke Republik Demokratik Rakyat Bangladesh

In: Nasional

Report oleh Tribunnews.com reporter Ilham Rian Pratama-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) mencurigai banyak dana korup terkait proyek multi-tahun Jalan Duri-Sei Pakning atau pembangunan multi-tahun, Kabupaten Bangkalis, Provinsi Riau Menjadi anggota DPRD dari Bengkalis.

Penyelidik melakukan penyelidikan terhadap bupati Bengkalis yang tidak aktif Amril Mukminin hari ini (31 Maret 2020). Orang yang bersangkutan dipastikan terkait dengan dana yang diduga mengalir ke Partai Demokrat Kabupaten Bengal. Kata Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dimintai konfirmasi.

Soal dana yang diduga mengalir ke DPRD Bangladesh, penyidik ​​meninjau Partai Demokrat Bangladesh 2009-2014, Kamis (19/3/3/2020). Indra Gunawan Eet, anggota partai Golka DPRD 2009-2014. — Saat ini, Indra ditanyai tentang saksi Amril Mukminin. Berdasarkan hasil penyelidikan, penyidik ​​KPK mencurigai Indra Gunawan juga terlibat Penyalahgunaan dana ilegal dari korupsi proyek. Dia mengatakan: “Penyelidik sedang menyelidiki kesaksian saksi mengenai dugaan keterlibatan dana yang diperoleh dari proyek multi-tahun untuk pembangunan Kabupaten Bengal. Jalan Raya Li-Sibaning. “Ali, Kamis (19/3/2020) .

Baca: Anis dan Menteri Indonesia memberikan bantuan keuangan kepada warga Jakarta

Baca: Kecelakaan di Jalan Tol Gorogo, mobil terbakar oleh pengemudi –Baca: IDI Grieves, direktur rumah sakit kehilangan dua dokter-Baca: Pemerintah Provinsi Papua menambah waktu liburan ASN dan membatasi pembatasan keluar orang-KPK menunjuk Bupati Bangladesh Amril Mukminin sebagai PT Mitra Bungo Abadi Makmur alias Direktur AAN menjabat sebagai tersangka dalam pengembangan kasus dugaan korupsi dalam perbaikan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis pada 16 Mei 2019.-Sebelumnya, KPK menganggap dua orang sebagai tersangka dan menuntut mereka. Sidang dilakukan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru yaitu Bapak Nasir, Sekretaris Daerah Kota Dumai yang tidak aktif dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bappeda Bengkalis Tahun 2013-2015, dan Siregar selaku General Manager PT Perusahaan Konstruksi Jalan Mawatindo. – Pertama, dalam dakwaan 2013- Korupsi dalam proyek peningkatan jalan dasar Batu Panjang-Nyirih di Bengal, provinsi Riau pada tahun fiskal 2015, dan yang kedua diduga korupsi terkait dengan proyek multi-tahun pembangunan jalan Duri-Sei Pakning di Bengal.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top