Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Agen perjalanan Umra mendesak untuk menjadwal ulang waktu keberangkatan Jemaah

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Direktur Bina Umrah dan Peziarah Khusus Arfi Hatim dari Kementerian Agama (Kemenag) Hope Travel Organizer Umra (PPIU) atau Agen Perjalanan Umra Waktu keberangkatan akan dijadwal ulang.

Menurutnya, prosedur pengembalian dana hanya berlaku untuk visa umrah. Menurut kebijakan pemerintah Arab Saudi.

“Kami mendorong PPIU untuk melakukan proses penjadwalan ulang. Proses penerbitan visa hanya sesuai dengan kebijakan Arab Saudi,” Alfie Minggu (8/3/2020). — Membaca: Untuk mencegah penyebaran COVID-19, Bupati Klungkung telah memerintahkan kampanye masyarakat untuk mencapai kehidupan yang sehat Membaca: Hasil tes urin Ririn Ekawati negatif untuk obat-obatan, dan polisi masih melakukan beberapa pemeriksaan — – “Untuk visa, biaya Umrah sudah benar, termasuk transportasi udara dan darat, akomodasi, konsumsi, upacara, dan peralatan.”

Menurut Arfi, panggilan itu dibuat pada pertemuan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama pada 28 Februari Kesepakatan tercapai. lu .

Berbagai menteri, agen, perwakilan maskapai dan Asosiasi PPIU menghadiri pertemuan itu. — “Jika Anda memilih untuk menunda, maka tentu saja prioritasnya adalah menunda keberangkatan. Dan para peziarah tidak akan membebankan biaya tambahan,” kata Alfie.

Alfi juga meminta para peziarah untuk menunggu informasi terbaru tentang proposal pemerintah Saudi untuk mencabut kebijakan penangguhan.

“Ini adalah kondisi force majeure, yang tidak bisa diharapkan siapa pun. Oleh karena itu, semua pihak harus memberikan simpati dan memperkenalkan kebijakan,” Affi menyimpulkan. -Seperti yang kita semua tahu, pemerintah Saudi mengumumkan pada hari Rabu waktu setempat bahwa jamaah umrah akan sementara ditangguhkan dari memasuki Arab Saudi.

22 negara / wilayah termasuk Indonesia melarang peziarah masuk.

Menurut laporan Kantor Berita SPA pada hari Kamis (2020/27/2020), berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan, kegiatan Omra untuk sementara ditunda karena orang percaya di Cina, Iran, Italia, Korea Selatan, Jepang dan negara-negara lain, Thailand, Malaysia , Indonesia, Pakistan, Afghanistan, Irak, Filipina, Singapura, India. — Kemudian Libanon, Suriah, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Somalia, Vietnam atau negara lain akan menunjukkan lebih banyak kasus korona dan Arab Saudi juga lulus Sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh lembaga medis terkait dengan Pemerintahan Kerajaan, penggunaan visa turis untuk warga negara yang memasuki Kerajaan Arab Saudi dari negara-negara yang terkena Coronavirus Baru (COVID-19) telah dihentikan. -Selain itu, peraturan ini bersifat sementara, dan pemerintah Arab Saudi masih mengevaluasi perkembangan yang ada.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top