Loading the content... Loading depends on your connection speed!

BNPB: 122 korban meninggal karena bencana dalam waktu dua bulan

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Biro Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bencana antara 1 Januari dan 27 Februari 2020, yang menewaskan 122 orang dalam waktu kurang dari dua bulan.

Menurut data BNPB, 122 orang meninggal, 2 orang hilang, dan lebih dari 1,4 juta orang mengungsi.

Sebagian besar kematian adalah bencana hidrologi dan meteorologi, dengan rasio 99,85%. Bencana termasuk banjir, pusaran air dan tanah longsor. -Penyebab kematian almarhum adalah banjir 102 orang, 16 tanah longsor dan empat (4) tornado.

“Selama periode ini, bencana iklim dan cuaca tidak hanya memiliki dampak besar pada kematian, tetapi juga memiliki dampak besar pada kehilangan material,” kata Argus Vibo, kepala pusat data untuk informasi bencana dan komunikasi di French National Bank Agus Wibowo menulis. Pernyataan pada hari Sabtu (2 Februari 2020).

Baca: Amerika Serikat meminta warga untuk menghindari bepergian ke Italia karena virus Corona

BNPB mencatat kerusakan material yang disebabkan oleh banjir perumahan, yaitu, 2.013 unit rumah yang rusak parah, 1.148 rusak dan sedikit rusak 2.512 mobil.

Topan merusak 514 unit rumah, kerusakan sedang 620 rumah dan 4428 kerusakan kecil. Tanah longsor juga merusak rumah, yang berisi informasi terperinci tentang 52 rumah yang rusak parah. BNPB mengatakan bahwa 26 kasus rusak sedang, sementara 200 kasus agak rusak-mulai bulan Februari 2020, BNPB mengatakan itu terjadi 255 banjir, 202 tornado, 202 tanah longsor, 133 tanah longsor, 58 kebakaran hutan dan bumi, gempa bumi, kekeringan dan gelombang tsunami (1) peristiwa.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top