Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Gaji KPK Dewas dikritik, Pengamat: Terkesan jauh dari semangat anti korupsi

In: Nasional

Laporan oleh Vincentius Jyestha, seorang jurnalis dari Tribunnews.com di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM di Jakarta-Presiden Jokowi secara resmi merilis Peraturan Presiden No. 61 Tahun 2020 (Perpres), yang melibatkan hak keuangan presiden dan pengawas dan lainnya Memfasilitasi Dewan Direksi Komite Pemberantasan Korupsi Pidana (KPK).

Di Perpres, gaji ketua Komite Pengawas KPK (Dewas) adalah Rp104.620.500. Meskipun anggota KPK Dewas menerima gaji sebesar Rs 97.796.250.

Dalam hal ini, Feri Amsari, direktur Pusat Penelitian Konstitusi (PUSaKO) di Fakultas Hukum Universitas Andalas, merasa bahwa tingkat gaji Dewas KPK tampaknya jauh dari anti korupsi.

Baca: Tanggapan MAKI terhadap gaji dan tunjangan Dewan Pengawas KPK

Baca: Laode Syarif meminta KPK memiliki piutang PNBP sebesar 26 triliun rupiah untuk penyesuaian anggaran Covid-19- — Baca: Gaji KPK Ferry telah dikritik oleh para ahli: alokasi dana publik untuk tunjangan tidak penting

“Untuk pekerjaan yang tidak signifikan dalam masalah KPK yang semakin serius, gaji semacam itu tampaknya jauh dari anti-korupsi, Kata Ferry. (Tribunnews.com, Kamis (7/5) 2020). Selain itu, kata Ferry, jika dia mempertimbangkan peran Divas KPK, ini tidak optimal dalam memantau kinerja lembaga anti-profit.

Sebenarnya, menurut keterangannya, Dewas KPK tidak memberikan terobosan, sehingga KPK memang bisa ditarik. Itu membuat KPK setara dengan cabang atau organisasi kepolisian yang terdiri dari polisi. Dia berkata: “Tentu saja, ini tidak berarti bahwa polisi tidak dapat bekerja dengan baik, tetapi penunjukan tidak dilembagakan di KPK.” Selain itu, Feri berpikir bahwa Dewas KPK seperti makan. Gaji buta, seperti yang ditunjukkan dalam Pengumuman 61 tahun 2020.

“Degas bahkan tidak mengawasi proses seleksi pejabat KPK kemarin. Dengan gaji yang begitu besar, Degas lebih seperti lembaga pemberi gaji yang besar tanpa industri ringan.” Ini mirip dengan gaji buta, “katanya.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top