Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Materi radioaktif ilegal, karyawan Batan dicurigai tetapi tidak ditahan

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-penyelidik Dirtipiter dari Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Nasional menetapkan bahwa inisial karyawan SM Batan diduga menyimpan bahan radioaktif dalam cesium 137 dan menyimpan bahan radioaktif di rumahnya Banten. Perumahan Batan Indah di Serpong, Nantang Lang.

“” Setelah mewawancarai 26 saksi RT, RW, Bapeten, dan Batan tentang izin radioaktif, ternyata SM tidak memiliki izin. Berdasarkan hasil kasus SM kami, kami diidentifikasi sebagai tersangka yang terikat oleh Konvensi. Pasal 42 dan 43 UU No. 10 tahun 1997 tentang energi nuklir memiliki masa hukuman dua tahun penjara dan denda 100 juta rupee. “Kepala Polisi Umum Peradilan Didi Pino mengatakan untuk tindakan kriminal tertentu. Selama penyelidikan kriminal polisi, Jumat (13/3/2020). Virus korona tidak dapat dikendalikan – seorang bintang jenderal mengatakan bahwa karena dia adalah Dia dijatuhi hukuman ancaman kurang dari lima tahun dan gagal menahan tersangka SM.Namun, dia memastikan bahwa kasus tersebut akan terus disidangkan. — Sebelum penyelidikan, Agung menjelaskan bahwa pada awalnya, SM tidak bekerja sama dengan penyelidik. — -Tapi seiring berjalannya waktu, SM terbuka untuk penyelidik, termasuk memahami layanan dekontaminasi. Mereka terlibat. Oleh SM .

“Sejauh ini, semua rekan saya harus tahu bahwa British Columbia telah memiliki Kerjasama telah dimulai dan British Columbia telah menyelesaikan tugasnya pada bulan April 2020. “Anda bisa pensiun”, tambahnya. Virus Corona, pasien 01-03 diundang untuk beristirahat, jangan kontak dengan yang lain-kita tahu bahwa hal ini dimulai pada 30 Januari 2020, warga terkejut menemukan radioaktivitas cesium 137 di tempat terbuka. Substansi, perumahan Batan Indah di dekat lapangan voli.

Ketika Bapeten melakukan pengawasan seluler di lingkungan Jabodetabek, termasuk perumahan Pamulang, Emerging, Batan Indah ke stasiun kereta Serpong, paparan radiasi ini ditemukan selama pemantauan ponsel

Setelah ditemukan, Bapeten dari Batan membersihkan lantai yang berisi rads aktif dengan bantuan Gegana Polri. Kemudian 9 warga yang tinggal di dekat paparan radiasi nuklir diperiksa

Hasilnya menunjukkan bahwa Dua warga telah terkontaminasi dengan bahan radioaktif setelah menjalani pemeriksaan jumlah seluruh tubuh (WBC) .Dia percaya bahwa kontaminasi ini tidak memiliki dampak biologis karena dosisnya lebih rendah dari dosis sekretaris NDB-Presiden Hendrianto Hadi yang mencurigai bahwa dua warga dikonsumsi oleh sumber radiasi. Buah-buahan dari pohon-pohon di sekitarnya terkontaminasi. Beberapa pohon dinyatakan terkontaminasi dengan bahan radioaktif yang diserap oleh akarnya.

Menurut hasil patroli dan perkembangan, tim Markas Besar Kepolisian Gegana menemukan radioaktivitas di Blok A rumah Batan Indah. Rumah ini milik karyawan Batan , Inisial SM.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top