Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Investigasi Kasus Benci Suara dan Investigasi Kriminal Saksi Abu Vido

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Investigasi kriminal polisi telah meluncurkan penyelidikan terhadap dugaan kasus kebencian terhadap Permadi Arya atau Abu Janda, yang mengatakan di media sosial bahwa teroris memiliki keyakinan agama dan kepercayaan agama mereka dalam Islam. Disiapkan oleh Asosiasi Pengacara Muslim Indonesia (IKAMI, Asosiasi Pengacara Muslim Indonesia) pada 10 Desember 2019, dan menerima isu STTL / 572 / XII / 2019 / Bareskrim Bareskrim. Penyelidikan tidak dimulai sampai Mei 2020.

— Kepala Markas Besar Polisi Nasional Penomb, Kombes Ahmad Ramadhan, membenarkan bahwa Bareskrim telah memulai penyelidikan atas laporan tersebut.

Baca: Kegunaan Internet Menjadi Humas Pemerintah untuk Menyelenggarakan Pemilu 2020

“Laporan Permadi Arya alias Abu Janda. Hari ini, Jumat, 29 Mei 2020, Permadi Arya alias Abu Janda Panggilan untuk penyelidikan kriminal polisi akan diisi untuk mengeluarkan pernyataannya .. Membaca: Dokter mengungkapkan kondisi staf laboratorium ITD Airlangga yang diekspos oleh Covid-19

Ahmad Ramadhan menambahkan Mengatakan bahwa dalam pemeriksaan pendahuluan ini, Abu Janda akan diperiksa sebagai saksi terkait dengan kebencian di media sosial. – Perlu dicatat bahwa karena Abu Janda diunggah ke media sosial, ini bukan yang pertama Dilaporkan ke polisi untuk kedua kalinya.

Pada November 2018, Alwi Muhammad Alatas (Alwi Muhammad Alatas) membuat laporan tentang wartawan Alwi, memerintah bendera Tauhid di rumah Rizieq Shihab di Arab Saudi, dan apa yang dikatakan Abu Janda menyakitkan Sebagai seorang Muslim, mereka harus diselidiki oleh polisi. Departemen Kepolisian Jakarta menerima laporan dari Alwi sebagai TBL / 6215 / IX / 2018 / PMJ / Dit.Reskrimsus, mengatakan bahwa ia dicurigai memiliki kebencian dan penistaan.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top