Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Polisi Nasional mengirim dua telegram dari Kepala Polisi untuk mendukung implementasi Konvensi Anti-Terorisme

In: Nasional

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengirim 2 telegram dari kepala polisi, nomor telegram adalah ST / 1182 / IV / OPS.2 / 2020 dan ST / 1183 / IV / OPS.2 / 2020-Dua telegram dari Kapolri pada 13 April 2020 dikeluarkan untuk mendukung keberhasilan implementasi langkah-langkah pembatasan sosial skala besar (PSBB) di berbagai daerah, terutama di Jabodetabek. , Saat ini akan menjabat sebagai Direktur Operasi Pusat (Kaopspus) dari pengobatan Safe Nusa II-COVID-19.

Komjen Agus Andrianto mengatakan bahwa telegram pertama berisi aspek keamanan, yang harus diselesaikan sebelum PSBB dikeluarkan.

“Ketika Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda (tingkat Polda) dan Kaopsres (tingkat Polres) Aman Nusa mengajukan aplikasi PSBB ini, pertemuan kedua wilayah pada tahun 2020 harus memberikan informasi terkait keselamatan kepada gubernur, bupati dan walikota. Saran dan pendapat “, Kom jen Pol Agus Andrianto, mengatakan Selasa (14 Maret 2020). Jenderal Agus Andrianto (Jenderal Agus Andrianto), aspek keamanan yang harus dihormati adalah kebutuhan dasar kehidupan masyarakat, ketersediaan lembaga dan infrastruktur kesehatan, dan data tentang masyarakat yang terkena dampak, yang akan diperoleh di daerah yang terkena PSBB Bantuan sosial, dan distribusi bantuan sosial dari pemerintah pusat dan daerah.

Baca: Kepolisian Nasional: Jangan pulang, membawa bencana ke Kampung Halaman

Selain memberikan saran, Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda dan Kaopsres Aman Nusa II 2020 juga harus melakukan kontrol langsung dan memastikan persiapan untuk keempat Klik area yang relevan untuk mengirimkan PSBB.

Menurut Komjen Pol Agus Andrianto, telegram kedua berisi tindakan pencegahan untuk mencegah keamanan dan pelecehan publik (Kamtibmas) selama adopsi PSBB.

“Kamtibmas adalah hal yang sangat penting, karena mempengaruhi semua aspek kehidupan. Kita harus melihat dan dapat mencegah penyebab kerusuhan kamtibmas, terutama dalam menghadapi pandemi COVID saat ini. 19”, Polisi Direktur Divisi, Agus Andrianto, mengumumkan:

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top