Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Dalam sepuluh tahun terakhir, Indonesia memiliki lima gigitan ular terburuk, banyak orang terbunuh hingga lumpuh

In: Nasional

TRIBUNNEWS.COM-Dalam 10 tahun terakhir, Indonesia memiliki 5 kasus terburuk gigitan ular las. Pengelasan telah menyebabkan banyak korban karena sering ditemukan di sekitar rumah.

Rabu (02/12/20200), Adila Oktavia (Adila Oktavia), seorang anak berusia 4 tahun meninggal karena perawatan 5 hari setelah digigit ular tukang las. Adila, pada akhir Januari 2020, seorang bocah lelaki berusia 11 tahun dari Bandung, Adi Ramdani, juga meninggal setelah digigit oleh tukang las ular yang ditemukan. Lebih khusus lagi, Indonesia tidak memiliki racun yang dipancarkan secara khusus oleh ular pengelas atau Candida Bungarus.

Namun, menurut Herpetofauna, pakar di Universitas Bravajaya Malan, korban gigitan ular juga dapat menyembuhkan serum anti-racun ular (SATUR).

Antiserum diproduksi dengan berbagai metode, digunakan untuk ular kobra, ular hangat dan ular tanah.

Namun, Nia mengklaim bahwa hasilnya tidak optimal, karena setiap ular memiliki karakteristik sendiri.

Dia mengatakan bahwa jika Anda menemukan ular pengelasan, Anda harus menghindari menggunakannya, karena ular pengelasan mengeluarkan racun netral dan menyerang saraf.

Page 2 >>>>>>

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top