Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Menurut SOP, Pengadilan Negeri Jakarta Utara memastikan bahwa dua pembela yang menyiram Baswedan yang baru akan duduk di pengadilan

In: Nasional

Tribunnews.com melaporkan bahwa jurnalis Jakarta Igman Ibrahim-Pengadilan Negeri Jakob Jakarta Utara telah memastikan bahwa aturan khusus tidak diterapkan pada keselamatan persidangan dua terdakwa yang menyiram novel “Baswedan” (19/3/2020) ).

Djuyamto menyatakan bahwa aturan prosedur persidangan akan dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan prosedur operasi standar (SOP). Djuyamto mengatakan: “Tidak ada peraturan khusus. Ikuti prosedur dan SOP yang ada untuk perlindungan keamanan.” Itu diadakan di Tribunnews, Kamis (12/3/2020).

Demi keselamatan Kepolisian Republik Indonesia, dia mengakui bahwa Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah berkoordinasi dengan Kepolisian Nasional. Namun, jaminan diperlukan sesuai dengan prosedur pengujian.

“Koordinasi pasti. Hanya sesuai prosedur,” pungkasnya.

Baca: TRIBUNNEWSWIKI-sekarang mengerti tanaman, dan dapat menjadi obat koronavirus

Baca: Sikap produser film Elvis Persley (Elvis Persley) ketika Tom Hanks (Tom Hanks) dan Rita Wilson (Rita Wilson) positif terinfeksi oleh virus Corona

baca: Tom Hanks mengunjungi sebelum virus korona positif

— -Seperti yang disebutkan sebelumnya, ini adalah kasus di mana peneliti utama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah terpukul keras. Novel “Basvedan” memasuki babak baru.

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menerima transfer file dari dua terdakwa yang disiram oleh Kantor Kejaksaan Agung Jakarta. Departemen Hubungan Masyarakat PN mengatakan: “Pada hari Selasa, 10 Maret 2020, Pengadilan Negeri Jakarta Utara menerima transfer dokumen.” Rabu (2020/3/11) diadakan di Grup Media Jakarta Utara di Djuyamto.

– Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara, dua terdakwa dari novel air “Baswedan” adalah Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulete, meskipun mereka diduga anggota Undang-Undang Kepolisian Nasional. Mereka menjelaskan bahwa mereka akan diadili pada Kamis (19/3/2020).

“Panel hakim telah memutuskan untuk memulai persidangan pada hari pertama Kamis, 19 Maret 2020.” – Dalam kasus ini, presiden Pengadilan Negeri Jakarta Utara menunjuk panel hakim untuk memandu persidangan kedua terdakwa . Empat orang dikirim dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

“Dia mengumumkan:” Panel hakim yang bertanggung jawab untuk peninjauan dan persidangan kasus ini, yaitu, Juyamto, berfungsi sebagai ketua Majelis Umum, dan Taofan Mandala, Agusta Davanta, dan Moh Ichisang menjabat sebagai wakil. sekretaris. -Dalam hal ini, sesuai dengan Pasal 355, Paragraf 1, Pasal 55, Paragraf 1 sampai 1 KUHP, ketentuan tambahan KUHP, Pasal 55, Paragraf 1, Pasal 353, Paragraf 2 dan KUHP Pasal 351, paragraf 2, lebih banyak sub-klausa, Pasal 55, paragraf 1 hingga 1 dari KUHP.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top