Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Busyro Muqoddas mengingatkan: Jangan biarkan RUU ini konsisten dengan undang-undang KPK yang baru

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Gita Irawan melaporkan bahwa Presiden Jakarta-PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas mengingat bahwa “Undang-Undang Hak Cipta Buruh OMBIBUS” Prosedur pembahasannya berbeda dengan UU KPK No. 19 tahun 2019 atau UU KPK yang baru.

Busiro mengatakan bahwa dalam proses membahas undang-undang Partai Rakyat Korea Utara yang baru, Presiden Joko Widodo melanggar janjinya untuk menunda pembahasan hukum, yang masih dalam proses diskusi. Dia mengatakan bahwa judul diskusi tentang reformasi pertanahan adalah “Undang-undang Perburuhan Agama dari Perspektif Agama” (Selasa (28/4/2020) .

). Presiden Jokovy berjanji untuk menunda undang-undang KPK terlebih dahulu. Jumlah hari untuk DPR adalah 5 hari, dan Presiden Yokowi menyetujui 5 hari ini, dan undang-undang KPK yang baru lahir, “kata Busyro.

” Pemimpin KPK saat ini, termasuk di bidang penuntutan, termasuk integritasnya Seksualitas, kemandirian, dan keberanian diragukan. Orang-orang memiliki hak untuk mempertanyakan, termasuk saya yang bekerja di sana, “lanjut Busyro.

Baca: Iis Dahlia Puyeng tidak memiliki penghasilan, tetapi menyatakan kesediaannya untuk membayar pengurangan pajak untuk ribuan rumah rupee

Dia mengingatkan saya untuk tidak mengobrol dengan Bill Stole, karena masyarakat tidak dapat berpikir dengan baik bahwa masyarakat saat ini menanggapi pandemi 19 negara.

Dia juga memperingatkan bahwa DPR tidak akan memanfaatkan kesempatan ini.

Membaca: Fakta bahwa faktor video viral driver Ojol meninggal memesan makanan dan berbaring di tempat tidur. Kasir

Busiro mengatakan: “Ketika audiensi tidak kritis, jangan biarkan RUU ini mencuri waktu, dan Ini digunakan oleh parlemen dan presiden dari berbagai partai politik. “Baca: Ika Dewi yang cantik sangat ingin menjadi pengemudi jenazah Covid-sukarela-19 tanpa persetujuan orang tua-ia menekankan bahwa pemerintah dan parlemen harus bersyukur atas kekuatan masyarakat yang terbukti untuk berdiri berdampingan. Kepada pandemi co-19. —————————————————————— Untuk menghargai bahwa itu adalah salah satunya, mohon segera cabut pembebasan RUU (Cipta Karya). Jangan bekerja dengan UU KPK, “kata Busyro.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top