Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Dewan Perwakilan Rakyat menyerukan kepada pemerintah untuk mengatur pengiriman kru Indonesia ke kapal asing

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Komite Kesembilan Dewan Perwakilan Rakyat meminta pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan pengiriman kru (ABK) dari Indonesia ke kapal yang mengibarkan bendera asing itu. — Karena perbudakan, Fraksi PDIP House Fraksi Komite Mohamed Nabil Haroen (Machadham Nabil Haroen) tewas di Istana Luang di Lampang, seorang pria bernama Hassan Avriandi ( Awak Hasan Afriandi tewas dalam perbudakan. Perbudakan ABK di Indonesia mengakibatkan kematian kapal yang mengibarkan bendera Tiongkok.

Baca: Dua kapal Tiongkok ditangkap di perairan Kepulauan Riau untuk menjaga jenazah awak Indonesia di lemari es

“Pemerintah harus membuat perintah tentang kebijakan mengenai pasokan pekerja migran atau ABK ke kapal asing “Kata Nabil kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Selain itu, Nabil juga mensyaratkan pengawasan dan pengawasan pemerintah untuk menghukum atau menghukum agen dan pemilik karena melanggar aturan dan membahayakan nyawa. , Sebuah kapal berbendera Tiongkok telah berlayar selama tujuh bulan

“Kami sering mendengar kasus-kasus anggota awak Indonesia terbunuh dari kapal asing. Di masa depan, seharusnya tidak ada lagi korban. Ini Nabil berkata:” Ini Ini adalah masalah serius yang harus membangkitkan perhatian pemerintah. Nabir menambahkan bahwa petugas penegak hukum harus menyelidiki secara menyeluruh kasus perbudakan terhadap ABK di atas kapal berbendera asing. Nabir mengatakan: “Pemerintah Indonesia harus menyelidiki masalah ini melalui departemen dan lembaga terkait untuk menyelesaikan penyelesaian hukum, dan pada saat yang sama, pemilik kapal, Metode kerja dan investigasi oleh agen di Indonesia, “-Baca: Warga negara Indonesia ABK diperbudak sampai mati di kapal nelayan Cina

” Seharusnya tidak pernah ada kunci modern, korban kru Indonesia, “lanjut Nabil.

Kita tahu bahwa 117 dan 118 orang dari kapal penangkap ikan Luhuangyuan di bawah penangkapan ikan asing dicurigai melakukan kejahatan kekerasan di bawah bendera Cina, menyebabkan kematian seorang anggota awak warga negara Indonesia (WNI) dan kemudian ditangkap.

Kita tahu Di kapal, pasukan gabungan menemukan dua anggota awak Indonesia di freezer (freezer). Inspektur Jenderal Kepolisian Kepulauan Riau, Aris Budiman, mengatakan bahwa kapal akan berlayar selama 7 bulan. Kapal telah mengunjungi Rute banyak negara .———————————————————————————————————————————————————————————————————————————————–————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————— urusan alasan dari alasannya. Laut, “kata Aris.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top