Loading the content... Loading depends on your connection speed!

MAKI melakukan tes serius terhadap Corona Perppu, MAKI menyiapkan 6 saksi ahli

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Vincentius Jyestha

Tribunnews.com, Jakarta-Jakarta Anti-Corruption Association (MAKI) koordinator Boyamin Saiman mengatakan partainya sedang mempersiapkan enam saksi ahli.

Saksi ahli sedang bersiap untuk membuktikan keseriusan MAKI dalam menghadapi pengujian materi Corpus Perppu oleh Mahkamah Konstitusi (MK). “Kami sedang menyiapkan enam saksi ahli sebagai bentuk gravitasi untuk menghadapi persidangan Pengadilan Konstitusi Corpus yang disetujui oleh DPR,” kata Boyamin yang dihubungi Tribunnews.com, Kamis (14/5/2020).

Membaca: Jokowi meminta orang untuk merasa putus asa dalam menghadapi Covid-19 dan untuk mematuhi peraturan kesehatan

Membaca: Guru, puasa dan berdoa

Membaca: Komite Ketiga Arsul Sani menegaskan bahwa DPR prihatin tentang DPR Pendekatan pandemi Covid-19-menurut Boyaming, saksi ahli harus siap untuk mengungkapkan pendapat mereka. Dengan cara ini, persidangan dapat memperkuat argumen petisi. “” MAKI sedang mempersiapkan para saksi profesional untuk mengungkapkan pendapat mereka dalam rapat pleno Mahkamah Konstitusi untuk memperkuat argumen dalam mendukung tinjauan yudisial. Dia menjelaskan bahwa untuk mencabut Pasal 27 “Perppu”, Mahkamah Konstitusi mengakui hal ini. -Boyamin mengungkapkan enam saksi ahli yang siap, termasuk Profesor Romli Atmasasmita, profesor hukum pidana internasional, Dr. Anthony Budiawan, ahli keuangan nasional, dan ahli hukum sipil, dan Dr. Edy Lisdiono, dekan Profesor Untag Semarang dari Fakultas Hukum.

Lalu ada ahli hukum pidana khusus yang juga dosen di Untar Hery Firmansyah dari Universitas MH di Amerika Serikat, tradisinya juga Untirta Banten Efriyanto, SH. Pakar hukum dosen MH; Dr. Untag Semarang Mahfudz Ali, ahli PTUN yang juga dosen ilmu konstitusi.

Selain saksi ahli, Boyamin menyatakan bahwa ia juga menyiapkan bukti dokumenter yang diperlukan, seperti keputusan BLBI dan Century.

“Juga diperlukan untuk menyiapkan dokumen serupa untuk ketentuan serupa terkait dengan aplikasi sesuai dengan ketentuan beberapa undang-undang untuk digunakan dalam aplikasi.” Lainnya, seperti Hukum Amnesti Keuangan dan jaksa penuntut. Melalui persiapan yang matang, MAKI percaya bahwa Mahkamah Konstitusi akan memberikan judicial review.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top