Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Tanggapan ICW terhadap KPK menyambut saran Yasonna: mereka tidak memahami prosedur pemotongan dalam kasus korupsi

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Ilham Rian Pratama melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Indonesia Anti-Corruption Watch (ICW) diberitahu bahwa ketua Volume 5 dari Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menanggapi secara positif proposal tersebut dan tidak merasa Terkejut dengan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly.

Yasonna sebelumnya mengusulkan untuk mengubah Peraturan Pemerintah (PP) No. 99 tahun 2012, yang menetapkan persyaratan dan prosedur untuk pelaksanaan hak-hak sipil di fasilitas pemasyarakatan.

Versi PP yang direvisi akan membebaskan orang-orang yang dihukum karena kasus korupsi lebih dari 60 tahun di masa depan, dan orang-orang ini telah menjalani 2/3 masa penahanan.

“Kami tidak terkejut, karena mereka tidak memahami prosedur yang menyebabkan kasus korupsi.” Kurnia Ramadhana, departemen hukum peneliti ICW, mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis. Pimpinan KPK sebelumnya secara eksplisit menolak revisi PP.

“Tidak seperti manajemen sebelumnya, manajemen KPK kemudian memiliki kesempatan untuk menolak, karena revisi ini mempertahankan pencegah, dan sikapnya sekarang berbeda, Ghufron [Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron bahkan berterima kasih,” Ku Kata Ernia.

Seperti kita ketahui bersama, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyambut baik usulan Yasonna untuk mengamandemen peraturan pemerintah (PP) No. 99 tahun 2012 tentang kondisi dan prosedur pelaksanaan tahanan hak asasi manusia.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top