Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Bareskrim judul TPPO 14 Kasus ABK diduga bekerja di kapal Cina

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Theresia Felisiani

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kelompok Kerja Penyelidikan Perdagangan Orang (TPPO) Bareskrim Polri Bareskrim sedang menyelidiki kasus 14 orang kapal panjang (ABK) Longxing No.629 yang diduga kasus TPPO. –Kasus diadakan setelah penyelidik menemukan cukup untuk menginterogasi 14 saksi dari ABK-Syahbandar, Bank Airlines, Tanjung Imigrasi Priok dan Pemalang.

“Kami melakukan penyelidikan dan meningkatkan status kasus dari tahap penyelidikan ke penyelidikan saat ini, atau apakah ada unsur kriminal,” kata kepala polisi investigasi kriminal Fredy Sambo (Fredy Sambo). . Pada surat konfirmasi, Rabu (13 Mei 2020).

Fredy (Fredy) menjelaskan bahwa jika hasil dari judul kasus menunjukkan tanda-tanda TPPO, ia akan segera menyelidiki dan mengidentifikasi tersangka. Apakah ada fakta yang tidak terduga selama proses keberangkatan untuk membebankan biaya pada perusahaan pengiriman.

Baca: Anies: Hukuman untuk penduduk yang tidak mengenakan topeng belum diterapkan

Baca: Taufik Hidayat menjelaskan bagaimana ASN menyuap Rs 15 crore dalam 1 bulan

Baca: Jangan khawatir tentang Raphael Moeis Kemudian, saya menemukan banyak perempuan, Sandra Dewi: ibunya mulai dari awal – “Jika sudah ada dua bukti, memang benar bahwa TPPO akan dipindai”, tambahnya. Video anggota kru Indonesia yang bekerja di kapal Tiongkok dilemparkan ke laut.

Video menunjukkan pemakaman terorganisir di kapal. Setelah upacara, jenazah dibuang dari kapal.

Ini pertama kali dilaporkan dari stasiun TV MBC Korea Selatan. Dikatakan bahwa banyak anggota awak Cina Indonesia diduga melanggar hak asasi manusia. Berita itu disiarkan pada hari Rabu (6 Mei 2020).

Judul acara radio MBC adalah: Pekerjaan eksklusif selama 18 jam sehari.Jika Anda meninggal karena penyakit, Anda akan segera membuangnya keluar dari kapal. MBC mengklaim bahwa kapal mendapat catatan setelah condong ke Pelabuhan Busan di Korea Selatan-konten acara telah menjadi topik hangat kelima di YouTube Korea Selatan. Setelah Jang Hansol, pemilik akun YouTube Korea Selatan, menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia melalui akun pribadinya, berita akhirnya menyebar di Indonesia. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa tiga awak Indonesia tewas di kapal Tiongkok dan dikirim ke laut. Pada saat yang sama, seorang anggota kru meninggal di rumah sakit. Tiga anggota kru Indonesia adalah dari Longxing 629.

Setelah kecelakaan itu, sebanyak 14 anggota kru Indonesia yang bekerja di China Longxing 629 kembali ke Indonesia dari Busan, Korea Selatan. Mereka tiba di negara itu pada hari Jumat (5 Mei 2020) dan segera mengalami masa karantina selama 14 hari.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top