Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Polisi memberikan bantuan psikologis kepada keluarga dan pasien yang terinfeksi virus korona

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Theresia Felisiani

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kepolisian Nasional telah turun tangan untuk memberikan bantuan psikologis kepada pasien dan keluarga mereka yang terinfeksi virus korona. Pada hari Senin (20 April 2020), Tribunnews.com dan Brigadir Jenderal Mousafak, kepala polisi kesehatan, mengatakan bahwa mereka akan memberikan bantuan psikologis kepada pasien dan keluarga mereka. Bhayangkara siap memberikan bantuan psikologis.

Karena selain kondisi fisik, perlu untuk mengganggu keadaan mental pasien dan keluarga yang terinfeksi oleh virus korona. Lebih buruk lagi, mereka mungkin menderita depresi.

Musyafak berkata: “Apakah itu pasien atau anggota keluarga yang baru saja bergabung dengan ICU, kami siap membantu memberikan konseling atau perawatan.” Monitor menyediakan konsultasi dan perawatan melalui telepon atau kontak langsung dengan pasien dan keluarga mereka (jika dianggap aman). –Baca: Tarawi dan puasa ditolak di masjid selama Ramadan, Tabmir dan Idul Fitri juga ditolak-informasi, 1 dan 2 pasien dengan virus korona dari Depok, Jawa Barat dinyatakan sembuh. Virus Corona menderita depresi selama perawatan RSPI Sulianti Saroso. — Baca: ID Penjelasan Komite Ahli I: Virus Corona mungkin mati sendiri-Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah yang menangani virus corona, mengatakan bahwa dua pasien disebabkan oleh penyakit mereka. Ini tersebar luas di masyarakat dan menderita tekanan psikologis.

Ini adalah pukulan besar bagi kedua belah pihak. Untuk membantu mereka, pemerintah mengirim psikiater kepada mereka.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top